Home Batam Keluhan Pedagang Paska Harga LPG 12 Kg dan 5 Kg Naik, Untung...

Keluhan Pedagang Paska Harga LPG 12 Kg dan 5 Kg Naik, Untung Jualan Pas-Pasan

Harga LPG Naik Pedagang Mengeluh
Keluhan Pedagang Paska Harga LPG 12 Kg dan 5 Kg Naik, Untung Jualan Pas-Pasan
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pemerintah telah menaikan tarif harga LPG non subsidi, lonjakan tersebut telah berlaku sejak 25 Desember 2021 lalu. Hal tersebut seperti dijelaskan agen LPG non subsidi yang berlokasi pada Komplek Inti Batam Blok M No.1 Sei Panas, Kota Batam. Dody selaku agen menyatakan kenaikan tersebut secara resmi telah berlaku sejak 25 Desember 2021 lali.

“Naiknya udah dari tanggal 25 Desember lalu, dan untuk di toko yang kami sediakan kenaikanya untuk LPG nonsubsidi untuk tabung 12 Kg sama 5 Kg,” paparnya saat ditemui di lokasi, Jumat (7/1/2021).

Adapun harga yang dimaksudkanya yakni, untuk Gas Elpiji 12 Kg mengalami kenaikan sebesar Rp 20.000 dari harga sebelumnya sehingga harganya menjadi Rp 150.000. Sedangkan Gas Elpiji 5 Kg mengalami kenaikan sebesar Rp 9.500 setelah dibulatkan dari Rp 9.300 sehingga saat ini harganya menjadi Rp 73.000.

Harga tersebut dapat bertambah dan bervariatif jika sudah menyebar kepada distributor tingkat warung tradisional.

Kenaikan Harga LPG itu lantas mendapatkan tanggapan negatif dari Herman seorang penjual gorengan yang tak jauh dari lokasi sebelumnya, dirinya menilai kenaikan harga yang ada berlaku disaat sulitnya ekonomi secara nasional, terlebih dimasa pemulihan ekonomi.

BACA JUGA LPG 3 Kilogram Langka, Masyarakat Tanjung Uban Beli Harus Bawa Foto Copy KTP

“Untung jualan gorengan saja sudah sangat pas-pasan. Apalagi ini gas juga naiknya sangat tinggi. Dulu diminta beralih dari minyak tanah ke gas, lah sekarang gas naiknya parah, mana ini lagi masa pandemi lagi,” paparnya.

Hal senada juga terlontar dari penjual nasi padang, Ernawati, kenaikan yang ada membuat dirinya dengan tegas merasa keberatan dengan adanya kenaikan harga LPG tersebut.

Atas keadaan melonjaknya harga tersebut, dirinya berharap agar pemerintah memperhatikan rakyat ekonomi rendah terlebih pelaku usaha kecil menengah.

“Ya semoga pemerintah paham dengan keadaan saat ini, masyarakat kecil juga lagi kesusahan akibat pandemi ini,” pungkasnya.(*/bora)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp