Lestarikan Perairan Tarempa, Lanal Libatkan Masyarakat Pesisir Tanam Mangrove

51
Lestarikan Perairan Tarempa, Lanal Libatkan Masyarakat Pesisir Tanam Mangrove
Lestarikan Perairan Tarempa, Lanal Libatkan Masyarakat Pesisir Tanam Mangrove. istimewa

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Menjaga kelestarian tanaman mangrove di wilayah perairan Tarempa, sejumlah personil TNI Angkatan Laut Tarempa secara bersama dengan melibatkan masyarakat menanam mangrove di wilayah Pesisir.

Penanaman mangrove jenis Bakau dilaksanakan di desa Belibak Kecamatan Palmatak, Anambas. Penanaman sebelumnya sudah dilakukan di desa Temburun Kec. Siantan Timur. Puncaknya akan dilaksanakan secara serentak pada Juli 2022 di seluruh Indonesia

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tarempa, Letkol Laut (P) Yovan Ardhianto Yusuf mengatakan, penanaman bibit Bakau di wilayah Kabupaten kepulauan Anambas ditargetkan sedikitnya 5000 pohon. Bibit bakau tersebut akan disebar di pantai-pantai yang perlu mendapatkan konservasi.

Honda Capella

“Para Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) jajaran Lanal Tarempa sudah saya perintahkan untuk mendata lokasi yang sesuai, kemudian berkoordinasi dengan aparat desa setempat agar bisa secara bersama-sama dengan Personel Lanal Tarempa melaksanakan penanaman bibit bakau yang sebelumnya sudah kami sediakan,” ujar Yovan, Selasa (21/06/2022)

Pihaknya sengaja melibatkan masyarakat setempat bahkan anak sekolah, dengan harapan dapat menumbuhkan rasa kepedulian mereka terhadap lingkungan terutama di wilayah pesisir.

“Dengan kepedulian mereka akan menimbulkan rasa sayang dan kemudian dapat menjaga bahkan memperbaiki lingkungan agar tetap bertahan serta bermanfaat,” tambahnya

Penanaman bibit bakau sebanyak 1200 batang, ikut serta dalam pelaksanaan, diantaranya, kepala desa dan masyatakat desa Belibak serta perwakilan dari BPBD Kab. Anambas

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh masyarakat dan instansi terkait yang telah ikut berpartisiapasi dalam kegiatan ini. Semoga apa yang kita lakukan dapat bermanfaat dan tentunya mendapat balasan yang setimpal dari Sang pencipta, mudah-mudahan selama pelaksanaan program ini, sampai puncaknya Insha Allah bulan Juli nanti diberikan kelancaran,” tutup Danlanal.

Seperti diketahui, selain habitat berbagai macam biota laut, hutan mangrove juga mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai, mangrove juga memiliki fungsi sebagai penyerap gas karbondioksida (CO2) dan penghasil oksigen (O2) serta masih banyak lagi fungsi lainnya yang sangat bermanfaat bagi mahluk hidup. (*)

Sumber: Siaran Pers Lanal Tarempa
Editor: Yusuf Riadi

FANINDO