Home Karimun Andri Martias Atlet Debutan Cabor Renang, Dulang Medali Emas PON, Diganjar Rp...

Andri Martias Atlet Debutan Cabor Renang, Dulang Medali Emas PON, Diganjar Rp 25 Juta

Meskipun memiliki keterbatasan fisik
Meskipun memiliki keterbatasan fisik, Andri Martias Atlet Debutan cabor renang mampu membawa nama harum Kabupaten Karimun, dengan menyumbangkan medali emas pada ajang Peparnas XVI, Papua.(Foto : Ist)
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Meskipun memiliki keterbatasan fisik, tidak menyurutkan niat Andri Martias, seorang atlet debutan, untuk cabang olahraga renang mempersembahkan medali emasnya.

Dengan demikian, Andri Martias yang mengharumkan nama Kabupaten Karimun tersebut lantas diganjar dengan bonus dari pemerintah daerah Kabupaten Karimun.

“Bonus sebesar Rp 25 juta telah diberikan kepada Andri Martias, atas keberhasilannya meraih medali emas pada cabang olahraga renang 50 meter, gaya dada putra di Peparnas XVI, Papua,” terang Bupati Karimun Aunur Rafiq di rumah Dinasnya, Kamis (23/06/2022).

Bupati menyebut, bonus yang diberikan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah daerah kepada para atlet berprestasi dari Karimun.

“Bonus yang diserahkan ini merupakan bentuk ungkapan terima kasih sekaligus apresiasi yang setinggi-tingginya kepada atlet kita yang berhasil mengharumkan nama Karimun, dengan torehan prestasi pada ajang PON dan Peparnas Papua tahun 2021 lalu,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati memuji Andri Martias, dimana dengan keterbatasannya berhasil mendulang prestasi gemilang, pada cabang olahraga renang.

Bupati Karimun bahkan memberikan sebuah pekerjaan kepada Andri Martias di salah satu unit kerja.

“Andri merupakan salah satu contoh bagi kita semua, meski memiliki keterbatasan, namun dirinya tetap semangat dengan kemampuannya, dan berhasil meraih medali emas dalam cabang olahraga renang. Dan tentunya saya sangat mengapresiasi,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Andri Martias mengaku sangat senang bisa menerima bonus sekaligus pekerjaan dari Bupati Karimun Aunur Rafiq.

“Alhamdulillah saya sangat senang, terima kasih kepada bapak Bupati atas bonus dan pekerjaan ini,” katanya.

Tidak hanya itu saja, pujian juga disampaikan oleh Bupati kepada tiga orang atlet sepak takraw yang berhasil meraih medali perunggu di PON Papua.

Bonus diberikan kepada Deni Iskandar, Elfian Isdiansyah dan Dedi Setiawan masing-masing sebesar Rp 10 juta, atas keberhasilan meraih medali perunggu untuk nomor beregu putra sepak takraw PON XX Papua.

Tak hanya atlet, dua pelatih tim sepak takraw ketiga atlet tersebut juga mendapat bonus masing-masing sebesar Rp10 juta.

“Ketiga atlet kita ini berhasil menyumbang medali perunggu untuk kontingen Kepulauan Riau, tentu kita sangat bangga karena sepak takraw ini memang menjadi salah satu cabang olahraga andalan Kabupaten Karimun,” ungkap Bupati.

Bupati juga menjelaskan kepada para atlet bahwa keterlambatan pemberian bonus atas prestasi yang diraih bukan hal yang disengaja.

“Keterlambatan bonus ini karena tidak bisa dicairkan saat akhir tahun 2021, sehingga baru bisa dianggarkan pada tahun 2022 ini. Bulan Mei mulai diproses, dan Alhamdulillah hari ini dapat kita serahkan kepada para atlet-atlet,” pungkasnya.

Oleh karena itu, kata Bupati pemerintah daerah sangat berkomitmen terhadap atlet-atlet Kabupaten Karimun yang mendulang prestasi.

Dirinya berharap agar bonus yang diberikan nantinya dapat menjadi motivasi kepada para atlet untuk terus berusaha mendulang prestasi di ajang manapun.

“Semoga atlet-atlet kita semakin termotivasi dan kedepannya mempu lebih semangat untuk meraih prestasi,” tandasnya.(rls)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp