Kolombia Tewas Tersungkur, AKP Brasta: ODGJ Ini Minim Identitas

329
Kolombia Tewas Tersungkur, Brasta ODGJ, Minim Identitas
Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polres Karimun gelar TKP, penemuan mayat diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).(Foto : Aman)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Warga digemparkan dengan penemuan sesosok mayat diduga ODGJ di bilangan RT 06 RW 02, Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun Provinsi, Kepulauan Riau.

“Iya benar penemuan mayat diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), berusia sekitar 55 tahun,” terang Kapolsek Meral AKP Brasta Pratama, di lokasi kejadian, Senin (26/9/2022).

Brasta menambahkan, saat dilakukan olah TKP oleh Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polres Karimun, tidak ditemukan identitas diri.

“Dugaan sementara karena sakit, dan saat dilakukan olah TKP tidak ada identitas, diduga hidup sebatang kara. Hanya ditemukan bungkusan plastik (keresek) kosong,” paparnya.

BACA JUGA Urine KB Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Positif Narkoba

Semetara itu pada kesempatan yang sama, Kasi Rehabilitasi, Penyandang Disabilitas Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Effy Yanty menyebut, sebelum tewas, pihaknya rutin melakukan pembinaan (merawat) Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tersebut.

“ODGJ ini berkutat diseputar Meral. Dinas Sosial Kabupaten Karimun pun acapkali merawatnya. Terakhir membersihkan badan, memotong kukunya dan memangkas rambut,” tutur wanita yang sebelumnya menjabat sebagai bendahara pada Dinas Sosial ini.

Masih kata Effy, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ini tidak meresahkan warga sekitar. Bahkan warga yang simpatik (peduli) seringkali memberikan uang, makanan dan minuman.

“Di Karimun ini tidak ada keluarganya, dan dekat dengan masyarakat, warga pun sangat peduli,” pungkasnya.

Hal senada diungkapkan oleh salah satu warga bernama Evan. Dirinya mengatakan kalau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ini sama sekali tidak menggangu warga.

“Sama sekali tidak menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat. Warga sering menyapa dengan panggilan Kolombia,” beber Evan.

Setelah dilakukan olah TKP oleh Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polres Karimun, jasad Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), saat tewas dalam keadaan posisi telungkup tersebut selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD HM Sani Tanjungbalai Karimun, untuk segera dikebumikan di pemakaman umum Sememal, Pasir Panjang, Tanjungbalai Karimun.(Aman)

Honda Capella

FANINDO