Tidak Terima Kalah dari Persebaya, Sekitar 3.000 Penonton Arema Malang Turun ke Lapangan

317

FANINDO

MALANG – Ratusan suporter Arema Malang FC turun ke lapangan. Dua mobil polisi di dalam stadion dirusak dan digulingkan. Suporter kecewa karena tim kebanggaan kalah.

Laga Arema FC dan Persebaya digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). Hasilnya Singo Edan ditumbangkan Bajul Ijo 2-3.

Pantauan di stadion, polisi mulai melepaskan gas air mata saat massa semakin banyak yang turun dan beringas.

Akibatnya, banyak suporter yang terkapar terkena gas air mata. Mereka langsung dievakuasi sejumlah panitia dan rekan mereka.

Mendapat tembakan gas air mata, suporter semakin marah dan merusak dua mobil polisi. Mobil itu tampak digulingkan para suporter.

Tak hanya itu, massa suporter Arema juga mulai membakar kursi dan barang-barang yang ada di dalam lapangan.

Melihat hal ini, aparat gabungan dari Polri dan TNI memukul mundur dan mengejar yang bertindak anarkis.

BACA JUGA Sudah 129 Tewas dalam Laga Arema Malang, Suporter 127 Orang dan Polisi 2 Orang

Tidak Terima Kalah dari Persebaya, Sekitar 3.000 Penonton Arema Malang Turun ke Lapangan
Tidak Terima Kalah dari Persebaya, Sekitar 3.000 Penonton Arema Malang Turun ke Lapangan

Sekitar 3000 Penonton Nyerang

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengungkapkan laga Arema FC dan Persebaya dihadiri 40 ribu penonton. Namun 3 ribu di antaranya turun ke lapangan dan berbuat anarkis.

Nico menambahkan 3 ribu suporter ini merasa kecewa setelah Arema dikalahkan Persebaya. Sehingga usai laga mereka langsung menginvasi lapangan dan anarkis.

“Kami juga ingin menyampaikan bahwa dari 40.000 penonton yang hadir kurang lebih tidak semuanya anarkis, tidak semuanya kecewa, hanya sebagian yaitu sekitar 3 ribuan yang masuk turun ke tengah lapangan. Sedangkan yang lainnya tetap di atas (tribun),” kata Nico saat jumpa pers di Mapolres Malang, Minggu (2/10/2022).

Nico menegaskan, tragedi ini tak akan terjadi jika 3 ribu penonton ini tetap taat pada aturan. Menurutnya tragedi ini terjadi karena ada sebab dan akibat.

“Jadi ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kalau memang semuanya aturan. Kami juga akan melaksanakan juga dengan baik tapi ini ada sebab akibatnya,” tegas Nico.

Meski demikian, pihaknya akan menindaklanjuti tragedi yang merenggut 127 korban jiwa ini. Tak lupa Nico juga menyampaikan bela sungkawa.
(detik)

Honda Capella