Keluarga Terharu ABK Tercebur ke Laut di Natuna Tiba di Karimun

ABK Tercebur
Keluarga sambut kepulangan Raden Bambang Firman Alamasyah (18), ABK KM Bahagia Natuna yang terjatuh di perairan Natuna, Kepulauan Riau, pada Sabtu (7/1/2023) lalu.(Foto: Istimewa)

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Anak Buah Kapal KM Bahagia Natuna, bernama Raden Bambang Firman Alamasyah (18), yang dikabarkan sebagai ABK tercebur di perairan Natuna, Kepulauan Riau, pada Sabtu (7/1/2023) lalu, tiba di Tanjungbalai Karimun, Sabtu (22/1/2023).

Setelah melalui evakuasi dan pemeriksaan yang panjang, mulai dari Kedubes Republik Indonesia syang berada di Vietnam, kini Bambang dapat kembali berkumpul bersama keluarga. Bambang sendiri selanjutnya diterbangkan dari Vietnam menuju Malaysia, lalu ke Jakarta, hingga kembali ke Tanjungbalai Karimun melalui Batam.

Setibanya di pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun, Bambang disambut isak tangis dan haru pihak keluarga, selanjutnya dibawa ke Mako Lanal Tanjungbalai karimun.

“Melalui proses panjang, Alhamdulillah akhirnya iman dapat segera dipulangkan ke Karimun,” terang Danlanal Tanjungbalais Karimun, Letkol Laut (P) Joko Santosa.

Selanjutnya kata Danlanal, Bambang diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kita pastikan dia dalam kondisi sehat dan selamat sampai ke rumahnya,” ungkap Danlanal.

BACA JUGA Hendak Ikat Tali Kapal, Nandar Tercebur Ke Laut dan Belum Ditemukan

Pada kesempatan tersebut, Danlanal menyampaikan ucapan terimakasih sekaligus mengapresiasi kepada stackholder terkait lainnya, hingga Anak Buah Kapal (ABK) KM Bahagia Natuna yang terombang-ambing selama sepekan di laut ini segera dapat dipulangkan.

“Sinergitas dan kerjasama yang baik, melalui koordinasi antara pihak terkait Bambang segera dapat dipulangkan ke Karimun,” ujarnya.

Danlanal juga mengimbau kepada para nelayan yang sedang melaut, agar tetap mengutamakan faktor keselamatan personil maupun materiil, supaya tidak terjadi laka laut lagi.

“Sekiranya dapat meminimalisir kecelakaan yang diakibatkan oleh faktor cuaca dan faktor non teknis lainnya. Jika hendak melaut, agar memperhatikan cuaca, jika cuaca buruk, sekiranya menunda keberangkatan, tunggu cuaca reda, baru ke laut,” tandasnya.

Sementara itu, orang tua Bambang, Raden Ridwan sangat senang dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu hingga kepulangan putranya tersebut.

“Puji syukur, Alhamdulillah anak saya bisa kembali dalam keadaan sehat wall’afiat, sehingga bisa berjumpa dengan sanak saudaranya di rumah. Membantu kelancaran proses kepulangan Iman dari Vietnam dengan aman dan selamat,” kat Raden.(Aman/rls)

FANINDO

Honda Capella