Home Berita Utama Bupati Natuna Segera Perjuangkan Dua Kecamatan Punya Puskesmas

Bupati Natuna Segera Perjuangkan Dua Kecamatan Punya Puskesmas

Wan Siswandi dan Rodhial Huda dilantik bupati
Wan Siswandi dan Rodhial Huda

NATUNA– Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, Natuna masih perlu penambahan jumlah pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) Puskesmas di dua kecamatan baru, yaitu Kecamatan Pulau Seluan dan Kecamatan Pulau Panjang, pihak kecamatan mengusulkan penambahan puskesmas menjadi skala prioritas pada tahun 2024.

Camat Pulau Panjang Said Muchtar serta camat Pulau Seluan dipimpin Emil Lismana berharap, puskesmas merupakan diusulkan mayoritas warga. Menurutnya, puskesmas sangat perlu mengingat wilayah Natuna secara geografis adalah kepulauan.

Menangapi harapan masyarakat dua Kecamatan Kecamatan Pulau Seluan dan Kecamatan Pulau Panjang demi mewujudkan Puskesmas, Bupati Natuna, Provinsi Kepulauan Riau gerak cepat merespon harapan masyarakat.

HONDA CAPELLA

“Puskesmas ini menjadi konsen pemerintah pusat, dari 17 kecamatan yang ada di Natuna, 15 kecamatan telah dibangun, masih ada dua kecamatan yang nantinya juga akan dibangun,” kata Bupati Natuna, Wan Siswandi disalin dari ANTARA di Natuna, Rabu.

Terkait musrenbang pertama bagi kecamatan Pulau Panjang, Wan Siswandi berharap ajuan rencana pembangunan yang diusulkan dapat memenuhi kebutuhan dasar seperti gedung kecamatan, jalan dan infrastruktur lainnya yang dapat memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

“Mengingat ini kecamatan baru maka harus dipastikan bahwa skala prioritasnya dapat diusulkan adalah infrastruktur mendasar seperti kantor kecamatan, puskesmas, pelabuhan dan infrastruktur yang dapat menguatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, ” kata Wan Siswandi.

Tahun 2022, menurutnya fasilitas kesehatan di Natuna telah banyak mendapat perhatian dari pemerintah pusat, diantaranya pembangunan Puskesmas baru di Kecamatan Suak Midai.

“Tentunya ini adalah bentuk sinergitas multisektoral, terbangun komunikasi antara pusat dan daerah dengan baik, sehingga dapat berdiri Puskemas Suak Midai ini,” kata Bupati.

Ia mengatakan, dengan selesainya pembangunan Puskesmas di Suak Midai tersebut, diharapkan juga pemerintah pusat dapat kembali membangun di dua kecamatan baru yaitu Pulau Panjang dan Pulau Seluan.

“Tentunya kita berterima kasih kepada kementerian yang telah menyalurkan dana alokasi khusus sebagai sumber anggaran pembangunan untuk Puskesmas Suak Midai,” ujarnya.

Selain itu, Ia juga mengatakan bahwa bangunan fisik yang memadai harus pula didukung oleh tenaga medis yang mumpuni.

“Sehingga penting bagi Dinas Kesehatan a untuk menfasilitasi kelengkapan tenaga kesehatan di Puskesmas Suak Midai ini,” kata Bupati.

Ia juga berharap kebutuhan tenaga medis dapat diprioritaskan putra putri daerah yang sesuai dengan bidang keilmuan mereka tentunya.

“Nanti Dinas Kesehatan akan berkoordinasi dengan kepala Puskesmas bagaimana kebutuhan tenaga medis dapat terpenuhi,” kata Wan Siswandi.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah mengatakan Puskesmas Suak Midai dibangun dengan anggaran Rp12,7 miliar dan fasilitas lengkap.

“Selain bangunan, layanan kesehatan juga dilengkapi dengan fasilitas rumah dinas dokter, rumah dinas bidan dan rumah dinas tenaga kesehatan,” katanya.

Untuk sementara, Hikmat mengatakan tenaga kesehatan akan menerapkan sistem bergilir, sampai dengan adanya dokter tetap yang akan bertugas di pulau tersebut.

“Untuk bidan dan perawat akan diperbantukan masing masing enam orang dari Puskesmas Ranai,” kata Hikmat Aliansyah.

Emil Lismana, SE, MMCamat Pulau Seluan
Emil Lismana, SE, MM
Camat Pulau Seluan

Secara demografis Kecamatan Pulau Seluan memiliki jumlah penduduk kurang lebih 824 Jiwa yang terdiri dari dua desa, yaitu Desa Kelarik Barat dan Desa Seluan Barat, sebelumnya termasuk bagian dari Kecamatan Bunguran Utara.

Mayoritas penduduk setempat berprofesi sebagai nelayan dan petani, dengan cengkeh sebagai komoditas utama di pulau tersebut.

Pulau Seluan terletak di bagian barat Pulau Natuna besar yang berbatasan langsung dengan laut antarnegara, di antaranya Vietnam, Thailand, Kamboja, Malaysia, dan Singapura.

Sedangkan Kecamatan ​Pulau Panjang merupakan salah satu pulau terkenal yang menyimpan pesona keindahan alam yang terletak di kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.

Camat Pulau PanjangSAID MUCHDAR S,Sos
Camat Pulau Panjang
SAID MUCHDAR, S,Sos

Kecamatan Pulau Panjang terdiri dari 2 desa yaitu, Desa Pulau Panjang dan Desa Kerdau dengan jumlah penduduk 835 jiwa.

Penghasilan atau usaha warga berasal dari laut dan kelapa (kopra). Di samping ikan yang lain, Ikan karang adalah salah satu jenis ikan yang banyak dijumpai. Mayoritas pekerjaan warga adalah nelayan.

Warga pulau panjang sangat bersukur dengan dijadikan pulau panjang menjadi kecamatan, dimana Pemekaran wilayah itu guna mempermudah rentang kendali dalam pelaksanaan pelayanan pemerintahan di berbagai aspek. Dalam pemekaran kecamatan tentu akan ada perubahan alamat, nama kelurahan, nama kecamatan, dan lain sebagainya. Pemekaran kecamatan ini guna mengurangi beban pelayanan di kantor pemerintahan di kecamatan dan kelurahan.

kabupaten Natuna memiliki 17 kecamatan, 7 kelurahan dan 70 desa (dari total 75 kecamatan, 142 kelurahan dan 275 desa di seluruh Kepulauan Riau.

 

RUKO BATAM Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025