
NATUNA – Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar salud sekaligus banga tim gerak cepat dalam menangani bencana tanah longsor di desa Pangkalan Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna.
Hal ini disampaikan oleh Daeng Amhar saat melihat jalanya evakuasi oleh tim Gabungan yang tengah mencari korban hilang menggunakan dua alat berat dan peralatan lainya, Kamis, (9/3/23) di lokasi bencana.

Menurut Amhar, pemerintah daerah sudah benar untuk segera merelokasi korban terdampak bencana longsor, ke tempat yang aman. Hal ini terlihat hadirnya Dinas PU Kabupaten Natuna serta kementerian PUPR yang mendata dan langsung survei lokasi tempat untuk merelokasi korban bencana, yang masih selamat.
Daeng Amhar juga, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh yang terlibat dalam penanganan bencana longsor di Serasan, seperti gerak cepat pemda Natuna, Pemda Provinsi Kepri maupun pusat, serta dari unsur TNI Polri serta masyarakat yang terlibat membantu jalanya evakuasi.
“Untuk ke depan, BMKG juga harus segera memetakan daerah-daerah rawan bencana di serasan, mengingat banyaknya tanda-tanda longsor di sekitar rumah warga,” ucap Ketua DPRD Natuna.
Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di tempat rawan longsor untuk waspada bila hujan lebat terjadi.
Bedasarkan Rilis Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana Kecamatan Serasan & Serasan Timur Tertanggal: 09 Maret 2023. Pukul : 11:50 wib, Status Bencana, Tanggap Darurat, dengan masa 7 hari terhitung dari tanggal 06 Maret 2023. Kondisi Terkini : Cerah, itik Lokasi Longsor, Evakuasi : Desa Pangkalan, Dusun Genting. Data Meninggal : 30 Orang ( 30 teridentifikasi ) Dinyatakan Hilang : 24 Orang, Korban Luka Berat: 0 Orang, korban Rawat Jalan : 0 Orang
Korban Kritis: 3 Orang ( Sudah dikirim ke Pontianak via bukit raya dan di ranai, 1 meninggal dalam perjalanan rujukan ke Pontianak) Data Pengungsi : Pengungsian PLBN: 219 Orang, Pengungsian Puskesmas : 215 Orang.
Pengungsian Pelimpak dan Mes Alfurqon: 500 orang, Pengungsian di SMA 1 Serasan: 282 orang, Total Pengungsi: 1.216 Orang. Rumah yang tertimbun, 30 Rumah, Data tersebut berdasarkan hasil perhimpunan data dan pencarian dihari ke empat tanggal 09 Maret 2023 , dan akan di update secara berkala. (*)




























