Home Karimun Penyuluhan Satgas TMMD Karimun, Pahrianto: Pemanfaatan Lahan untuk Ketahanan Pangan

Penyuluhan Satgas TMMD Karimun, Pahrianto: Pemanfaatan Lahan untuk Ketahanan Pangan

TMMD Karimun
Penyuluhan Satgas TMMD Karimun, Pahrianto: Pemanfaatan Lahan untuk Ketahanan Pangan
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pentingnya penyuluhan pertanian dan peternakan di Pulau Buru, diharapkan para petani dan peternak terus dapat mengelola lahannya. Hal tersebut tentunya menjadi prioritas utama program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-117 wilayah perbatasan Kodim 0317/Tanjungbalai Karimun.

Pasiterdim 0317/Tanjungbalai Karimun, Kapten Inf Pahrianto mengatakan, masih luas ketersediaan lahan perkebunan milik warga yang dapat dikelola dengan baik.

“Sasaran non fisik berupa penyuluhan peternakan dan pertanian guna mendorong masyarakat untuk bercocok tanam dan berternak dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong,” terang Pahrianto, Senin (31/7/2023) saat menggelar penyuluhan pertanian dan peternakan di Aula Puskesmas Buru.

Sehingga kata Pahrianto diharapkan masyarakat mampu memanfaatkan fungsi lahan dalam jangka panjang, untuk memproduksi kebutuhan swasembada pangan di Pulau Buru.

“Penyuluhan pertanian dan peternakan sangat bermanfaat bagi masyarakat kelompok tani, guna memberikan tambahan wawasan pengetahuan,” tutur Pahrianto.

Sehingga masih kata Pahrianto, nantinya masyarakat dapat berinovasi guna meningkatkan kualitas dan kuantitas di sektor pertanian dan peternakan untuk mewujudkan program ketahanan pangan.

“Mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas pada sektor pertanian dan peternakan untuk mewujudkan program ketahanan pangan,” paparnya.

Tim Satgas TMMD wilayah perbatasan Kodim 0317/Tanjungbalai Karimun, memberikan penyuluhan pertanian dan peternakan. Diharapkan masyarakat mampu memanfaatkan fungsi lahan dalam jangka panjang, untuk memproduksi kebutuhan ketahanan pangan di Pulau Buru.(Foto: Istimewa)

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Penyuluh Pertanian dan Peternakan Pemkab Karimun, Muzharkifli menyebut, pemanfaatan lahan kosong dapat diolah melalui proses pertanian menggunakan cara sistem hidroponik.

“Kegunaan sistem hidroponik sendiri mampu memanfaatkan lahan yang tidak begitu besar (sempit), namun hasil panennya dapat menambah perekonomian masyarakat, guna menunjang kesejahteraan warga,” ucap Muzharkifli.

Muzharkifli menambahkan, melalui penyuluhan pertanian dan peternakan ini, masyarakat diberikan pengetahuan tentang cara pengendalian penyakit pada tanaman.

“Cara dan teknik penggunaan pupuk organik dan anorganik, serta teori tentang bagaimana cara beternak yang baik dan benar. Sebab, selain perkebunan masyarakat Pulau Buru juga beternak,” tandasnya.(Aman)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp