Gerak Cepat Pangkalan PLP Kelas II Tanjunguban Jemput 7 Nelayan ke Malaysia

Gerak Cepat Pangkalan PLP Kelas II Tanjunguban Jemput 7 Nelayan ke Malaysia
Gerak Cepat Pangkalan PLP Kelas II Tanjunguban Jemput 7 Nelayan ke Malaysia


WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (PPLP) kelas II Tanjunguban menjemput 7 Nelayan Indonesia yang diamankan APMM (Coast Guard Malaysia) pada hari Senin, 18 September 2023 di Perairan Batu Putih Malaysia. Ketiga Nelayan tersebut diamankan dikarenakan sudah memasuki Perairan Laut Batu Putih Malayasia.

Mengetahui penyebab Nelayan memasuki Perairan Laut Batu Putih, yang disebabkan ada masalah dengan mesin booat Nelayan, APMM (Coast Guard Malaysia) segera berkoordinasi dengan satuan KPLP Tanjunguban yakni, Nakhoda KN. Rantos – P.210.

Respon cepat yang diambil oleh Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjunguban melalui Koordinator Kelompok Operasi dengan mengutus Nakhoda KN. Rantos – P.210 guna menjemput ke tujuh para nelayan.

Sesampainya ke lokasi, nahkoda KN Rantos berkoordinasi dengan APMM (Coast Guard Malaysia) dan melakukan serah terima ABK dan 2 Boat Nelayan sesuai prosedur.

Penjemputan berhasil sesuai yang diharapkan, dan Para nelayan lansung dibawa dan 2 boat nelayan, sekira pukul 10.44 WIB KN Rantos P210 di perairan Tanjunguban, sementara penarikan boat di alihkan penarikannya dari KN Rantos P210 dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) mikik KPLP Tanjung Uban, sampai ke sisi dermaga PLP Tanjunguban.

Saat dikonfirmasi Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, yang diwakili koordinator operasi pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul mengatakan, penjemputan ke tujuh nelayan dan kedua boat berjalan sesuai yang diharapkan.

BACA JUGA Tim Pertamina Tanjunguban Hiasi Canda dan Tawa Di Oven Turnamen Domino Tanjunguban

Alfaizul mengimbau kepada nelayan yang turun melaut agar lebih mengutamakan keselamatan, terlebih turun melaut ke perairan lepas, Zul mengatakan, nelayan yang melaut baiknya beregu dan minimal dua boat.

“Ya minimal 2 boat, guna mengantisipasi hal yang tak diinginkan, seperti hal terjadi kerusakan pada mesin boat, “jelasnya. Selasa, (19/9/2023).

Lanjutnya, “Utamakan keselamatan diri, “tegas koordinator operasi pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul.

Begitu pula Alfazul mengingatkan kepada nelayan yang melaut agar tidak melewati batasan Perairan Lautan Indonesia, dan memahami posisi serta keadaan cuaca saat ingin melaut. (*)

Pengirim: Agus Ginting

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News