
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Cuaca buruk, KLM Alinza III sarat bermuatan kelapa jambul 165 ton tenggelam di perairan Tanjung Datuk, Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), Jum’at (12/1/2024) pukul 20.00 WIB.
KLM Alinza III berangkat dari Kijang menuju Batam tersebut tenggelam pada posisi 00.06.872 S – 10348.242 T.
Beruntung nahkoda beserta 5 orang Anak Buah Kapal (ABK) selamat setelah terombang-ambing di laut.
Kapten kapal bernama Zulkifli (45), merupakan warga PN, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau.
Danlanal Tanjungbalai Karimun,
Letkol Laut (P) Anro Casanova menjelaskan, pihaknya telah menerima informasi, KLM Alinza III GRT 99 tenggelam saat dihantam ombak besar.
“Sehingga nahkodanya tidak dapat mengendalikan kapalnya. Akibatnya nahkoda beserta ABK terombang-ambing di lautan selama 6 jam,” terang Danlanal, Sabtu (13/1/2024).

Letkol Laut (P) Anro Casanova, saat menggelar konferensi pers di Mako Lanal Tanjungbalai Karimun.(Foto: Aman)
Mendapat informasi tersebut, kata Danlanal KRI Lepu-861 yang dipimpin langsung oleh Komandan KRI Lepu-861, Mayor Laut (P) Zul Supri Nazara menuju lokasi tenggelamnya KLM Alinza III yang berjarak 45 Nm.
“Pukul 23.30 WIB, KRI Lepu-861 segera beraksi, bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan pencarian dan pertolongan, dengan kondisi cuaca angin cepat 20 knot dan bergelombang,” paparnya.
Selanjutnya masih kata Danlanal, pukul 02.00 WIB, seluruh ABK KLM Alinza III berhasil diselamatkan dalam keadaan sehat.
“KRI Lepu-861 bergerak menuju pangkalan terdekat, yakni Mako Lanal Tanjungbalai Karimun. Setibanya nahkoda beserta ABK langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan,” ucap Danlanal.(Aman)































