Home Berita Utama Kontroversi Bangunan Kantor KUA Tanjungpinang: Asal-Asalan atau Kurang Perhatian?

Kontroversi Bangunan Kantor KUA Tanjungpinang: Asal-Asalan atau Kurang Perhatian?

Kontroversi Bangunan Kantor KUA Tanjungpinang: Asal-Asalan
Pembangunan kantor KUA Balai Nikah dan Manasik Haji Tanjungpinang terkesan asal-asalan (yadi)

WhasApp

TANJUNGPINANG – Pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) Balai Nikah dan Manasik Haji di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menuai sorotan tajam dari masyarakat setempat. Beberapa orang menyatakan kekecewaan mereka terhadap konstruksi fisik bangunan yang diduga dikerjakan secara asal-asalan.

Mereka merasa anggaran yang cukup besar seharusnya mampu menghasilkan bangunan yang lebih baik dan lebih rapi.

Sebuah pasangan yang baru saja menikah mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kondisi bangunan KUA tersebut. Mereka merasa bangunan terkesan tidak rapi, dengan pekerjaan yang kasar.

“Bangunan tidak rapi atau kasar pekerjaan nya. Seharusnya bisa lebih cantik dan rapi, bukan kah anggaran tidak sedikit utuk pembangunan ini. Seharusnya bisa lebih cantik di buat. Belom lagi kami harus duduk di lantai tanpa alas, kami di minta bawa tikar dari rumah. Kan agak lucu kedengaran nya,” kata salah satu pasangan nikah yang tidak mau nama nya di publikasikan, kepada Wartakepri.co.id, Selasa (5/3/2024) pagi.

Bangunan yang rusak diantaranya, plafon yang tampak beberapa bagian sudah hancur. Ada indikasi bangunan tersebut bocor sehingga merembes ke plafon. Hal serupa juga terlihat pada item pekerjaan lainnya, seperti dinding plasteran yang mulai terkupas.

Tidak hanya itu, salah seorang warga menekankan perlunya perbaikan segera dari pemerintah Kota Tanjungpinang terhadap segala kekurangan yang ada di kantor KUA.

Anggaran yang signifikan dari dana APBN diharapkan dapat memberikan hasil yang memuaskan bagi masyarakat, namun kenyataannya jauh dari harapan.

“Malulah kita masak kantor dengan biaya yang di anggap lebih dari cukup, Rp 1.211.900.000.00 yang bersumber dari dana APBN namun hasil nya kurang memuaskan masyarakat Kota Tanjungpinang,” tutup warga ini.

Pegawai yang tidak ingin disebutkan namanya juga mengakui kekecewaannya terhadap kondisi bangunan yang diduga dikerjakan secara asal.

Hingga berita ini ditulis, upaya untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait masih terus dilakukan wartakepri.co.id. (yadi)

Editor: Denni Risman

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026