Home Bintan Dampak Korupsi, Harapan Hutan Wisata dan Ternak Madu di Desa Lancang Kuning...

Dampak Korupsi, Harapan Hutan Wisata dan Ternak Madu di Desa Lancang Kuning Terancam Gagal

Harapan Hutan Wisata dan Ternak Madu di Desa Lancang Kuning Terancam Gagal
Harapan Hutan Wisata dan Ternak Madu di Desa Lancang Kuning Terancam Gagal
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Dampak dari Dana Desa yang di Korupsi Oleh Bendahara Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, berkisar Rp 430 Juta, program kegiatan pembangunan Hutan Desa yang akan dijadikan Hutan Wisata, serta pengembangan Madu Kelulud terancam tertunda dan gagal.

Program kegiatan tersebut sebenarnya sangat berpotensi meningkatkan perekonomian Masyarakat Desa Lancang Kuning, padahal program tersebut sudah menghabisi Dana berkisar 80 juta di tahun 2023, namun harapan masyarakat Desa Lancang Kuning kini sirna.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Lancang Kuning, Yuane Risky Febrika, S.E atau sapaan keseharian Kiki mengatakan, program kegiatan yakni peyertaan modal untuk Bumdes terkait Hutan Wisata dan pengembangan Madu Kelulud diperkirakan tertunda.

“Jadi program tersebut saat ini ditunda, lantaran Dana untuk peyertaan modal untuk Bumdes tidak ada lagi, sebab pada kasus tersebut pengembalian Dana Desa belum ada dilakukan oleh pelaku, ujar Kades Lancang Kuning, Yuane Risky Febrika, S.E, Jumat, (7/6/2024).

Namun menurut Kiki, Masyarakat Desa Lancang Kuning tak perlu berkecil hati, sebab, untuk program kegiatan lainnya akan segera dilaksanakan secepatnya, agar kegiatan-kegiatan di Desa Lancang Kuning terus berjalan, dan jangan sempat terhenti.

“Untuk masyarakat bersabar, program kegiatan yang lain akan terus berjalan,” harap Kiki.

Pengirim: Agus Ginting

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp