Penyelundupan Susah Diberantas di Batam: Bea Cukai Batam Identifikasi Ada 143 Pelabuhan Tikus

Penyelundupan Susah Diberantas di Batam: Bea Cukai Batam Identifikasi Ada 143 Pelabuhan Tikus
Bea Cukai Batam ungkap ada 143 Pelabuhan Tikus di Batam. Ini yang menjadi momok penyelundupan bebas di Batam (dok kumparan)

BATAM — Bea Cukai Batam mengungkapkan adanya seratusan pelabuhan tidak resmi atau pelabuhan tikus yang berada di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB) Batam. Pelabuhan-pelabuhan tikus ini menjadi momok tersendiri dalam upaya menindak praktek penyelundupan di wilayah tersebut.

“Di sini terdapat 155 pelabuhan di wilayah pengawasan Bea Cukai Batam. Sebanyak 12 pelabuhan merupakan pelabuhan resmi. Serta 143 merupakan pelabuhan tikus atau tidak resmi yang tersebar di wilayah KPBPB Batam,” kata Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Kantor Pelayanan Umum Bea Cukai Batam, Evi Octavia, seperti dikutip republika, Senin (1/7/2024).

Perinciannya, dari 143 pelabuhan tikus tersebut, sebanyak 97 titik berada di Pulau Batam, sementara 58 titik lainnya berada di sekitar Pulau Batam.

KPU KEPRI

Evi mengatakan, banyaknya pelabuhan tikus di Batam menjadi tantangan besar bagi Bea Cukai untuk melakukan pengawasan yang lebih intensif. Untuk menggencarkan langkah pengawasan, Bea Cukai Batam mengelompokkan pelabuhan-pelabuhan tikus ini menjadi tiga tipe berdasarkan tingkat risikonya.

“Ada 58 yang high risk, 32 yang medium risk, dan 53 yang low risk. Dengan dikelompokkan ini maka bisa diawasi secara baik,” ujarnya.

Batam, yang merupakan wilayah perbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, seringkali menjadi lokasi upaya penyelundupan barang. Beberapa barang yang sering diselundupkan antara lain narkotika, suku cadang kendaraan, produk tembakau, hingga benih lobster.

Tantangan pengawasan ini memerlukan koordinasi yang lebih kuat antara Bea Cukai dan instansi terkait lainnya untuk memastikan keamanan dan penegakan hukum di wilayah perbatasan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO