BP Batam Prioritaskan Rumah Baru adalah Hak Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City

Hak Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City
BP Batam Prioritaskan Rumah Baru adalah Hak Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City

BATAM – Pergeseran terhadap warga yang terdampak masih menjadi prioritas BP Batam dalam menyelesaikan pembangunan Rempang Eco-City. Selain itu, BP Batam juga berusaha untuk menuntaskan pemenuhan hak-hak warga yang terdampak pengembangan proyek strategis nasional tersebut.

“Sesuai hasil rapat koordinasi, warga yang telah mendaftar akan segera dipindahkan dan haknya meliputi uang sewa dan uang biaya hidup juga langsung diberikan,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Kamis (11/7/2024).

Ariastuty menjelaskan, BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam dengan dukungan instansi terkait lainnya akan berupaya maksimal untuk menuntaskan pergeseran terhadap 961 KK yang terdampak pengembangan tahap awal Rempang Eco-City.

KPU KEPRI

“Setelah kami berkoordinasi dengan Bapenda Kota Batam diinformasikan jika PBB di Rempang sudah tidak ada sejak Juni 2023. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam menyelesaikan rencana investasi di Rempang,” tegas Ariastuty.

Dalam mendukung realisasi Rempang Eco-City, Ariastuty menyebut jika BP Batam memiliki dua tugas penting.

BACA JUGA Pembangunan Rempang Eco-City: BP Batam Relokasi 12 KK Lagi, Total Jadi 138 KK

Pertama, menyelesaikan hak warga terdampak. Lalu, menyediakan rumah baru untuk relokasi. Kedua tugas itu merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Saat ini, sebanyak 138 KK sudah bergeser. Kemudian, BP Batam sudah memberi kesempatan kepada warga yang telah bergeser sejak September 2024 lalu untuk memilih langsung lokasi rumah baru mereka sesuai site plan. Bagi yang belum sempat untuk memilih, silakan langsung datang ke posko kami yang berlokasi di Tanjung Banon atau dapat menghubungi nomor berikut 0811-7702-136 atau 0811-7702-134,” pungkasnya. (*)

Sumber : Ariastuty Sirait
Kabiro Humas, Promosi dan Protokol

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO