LIGA INGGRIS – Laga Arsenal melawan Liverpool di Emirates Stadium pada pekan ke-9 Premier League 2024/2025 hingga menit perpanjangan waktu 94 menit masih imbang 2-2. Wasit memberikan tambahan waktu 97 menit, dan sisa waktu itu jual beli serangan dan saling menjatuhkan untuk memperlambat laju petandingan dilakukan kedua tim.
Arsenal membuka skor duluan pada menit kesembilan lewat Bukayo Saka. Diawali umpan lambung Ben White dari pertahanan, Saka lolos dari jebakan offside dan menggiring hingga kotak penalti.
Usai mengecoh Andrew Robertson, Saka dengan mudah membidik pojok kiri atas gawang Caoimhin Kelleher sehingga skor 1-0 untuk tuan rumah.
Liverpool menyamakan skor pada menit ke-17 lewat Virgil van Dijk. Dari korner Trent Alexander-Arnold, bola disentuh Luis Diaz dengan kepalanya dan ditanduk Van Dijk di muka gawang.
Pertandingan relatif berjalan seimbang dengan diwarnai duel ketat di lini tengah.
BACA JUGA Jual Beli Serangan Arsenal Melawan Liverpool Berakhir Imbang
Arsenal mencetak gol keduanya pada menit ke-42 lewat situasi bola mati. Dari free kick Declan Rice, bola mengarah ke tiang jauh dan Mikel Merino yang lolos dari kawalan mampu menanduk bola ke jala Caoimhin Kelleher.
Gol tersebut sempat ditinjau VAR karena ada potensi offside sebelum disahkan oleh wasit Anthony Taylor. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, jual beli serangan juga kembali terjadi. Saling menjatuhkan dari babak kedua hingga akhir menit 97. Dan, yang paling beruntung adalah Liverpool berhasil menyamakan kedudukan jadi 2-2 lewat tembakan terbuka Mo Salah menit 81.
Gol Mo Salah lewat permainan bola cepat dikejar Nunez lalu mengecoh pemain belakang Arsenal dan Mo Salah lari dibelakang dua pemain Arsenal menuuju gawang Raya. Tidak terkawal, Mo Salah dengan santai tembakan gol penyama 2-2.
Dan, setelah itu, memasuki tambahan waktu 90 menit, permaina diwarnai dengan penilaian ada kontrovesi wasit. Dimana, tanpa melihat VAR, membatalkan gol ketiga Arsenal menit ke 92.(*)
Sumber : Detik/X.com
Editor : Dedy Suwadha




























