Home Berita Utama Prakiraan Cuaca Kepri 18-21 November 2024, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir Dampak...

Prakiraan Cuaca Kepri 18-21 November 2024, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir Dampak Topan Man-Yi

Prakiraan Cuaca Kepri 18-21 November 2024, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir Dampak Topan Man-Yi
Prakiraan Cuaca Kepri 18-21 November 2024, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir Dampak Topan Man-Yi
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, KEPRI – Berdasarkan data dari website Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) Prakiraan Cuaca Kepri Senin 18 November 2024 – 21 November 2024. Mayoritas daerah diprediksi akan mengalami Potensi Hujan Sedang-Lebat Masih Berlanjut.

Berikut adalah prakiraan cuaca untuk beberapa kota di Kepri:

1. Kabupaten Anambas:
Cuaca Hujan Ringan, Suhu 26°C, Kelembapan Udara: 90-96%, Kec. Angin: 10 km/jam, Arah Angin dari: Timur Laut.

2. Bintan:
Cuaca Hujan Ringan dan Hujan Petir Malam Hari, Suhu 29°C, Kelembapan Udara: 87 %, Kec. Angin: 9 km/jam, Arah Angin dari: Timur Laut.

3. Tanjung Balai Karimun:
Cuaca Hujan Ringan dan Hujan Petir Malam Hari, Suhu 31°C, Kelembapan Udara: 82 %, Kec. Angin: 14 km/jam, Arah Angin dari: Timur Laut.

4. Daik Lingga:
Cuaca Hujan Ringan, Suhu 29°C, Kelembapan Udara: 88%, Kec. Angin: 7 km/jam, Arah Angin dari: Laut

5. Ranai Natuna:
Cuaca Hujan Ringan, Suhu 30°C Kelembapan Udara: 83%. Kec. Angin: 8 km/jam Arah Angin dari: Timur Laut

6. Kota Tanjung Pinang:
Cuaca Hujan Ringan, Suhu 29°C, Kelembapan Udara: 87 %, Kec. Angin: 7 km/jam, Arah Angin dari: Timur Laut

7. Kota Batam:
Cuaca Hujan Ringan, Suhu 27°C, Kelembapan Udara: 86%, Kec. Angin: 4 km/jam, Arah Angin dari: Timur Laut

BMKG, Siap Siaga Wilayah Wilayah Ini Berpotensi Hujan Sedang-Lebat Periode Hingga 21 November 2024

BMKG mencatat intensitas hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat dalam sepekan terakhir di beberapa wilayah Indonesia, diantaranya terjadi di wilayah Yogyakarta, Riau, Kalimantan Utara, Papua, Papua Tengah, Jabodetabek, Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Barat. Peningkatan intensitas hujan tersebut dipicu oleh sejumlah fenomena atmosfer, seperti gelombang Kelvin dan Rossby yang memperkuat pembentukan awan hujan, ditambah pengaruh lokal dan regional seperti belokan dan perlambatan angin.

KONDISI DINAMIKA ATMOSFER TERKINI:

Saat ini, BMKG mengamati beberapa kondisi atmosfer yang berperan dalam cuaca ekstrem di Indonesia, termasuk fenomena Dipole Mode negatif serta gelombang Rossby dan Kelvin yang dapat memicu peningkatan awan hujan di beberapa wilayah. Kondisi ini semakin diperkuat oleh adanya lapisan udara lokal yang tidak stabil.

Belokan dan perlambatan angin dalam skala regional juga teridentifikasi di sekitar Bengkulu, Sumatera Barat, Jambi, pesisir barat Lampung, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara, hingga Papua Tengah dan Papua Barat. Kondisi ini meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut.

Selain itu, adanya dua siklon tropis yaitu Siklon Tropis USAGI dan MAN-YI yang saat ini aktif di utara Indonesia masih berdampak pada kondisi gelombang laut di wilayah Indonesia. Siklon USAGI, yang terletak di Laut Filipina timur Pulau Luzon, diperkirakan akan melemah dalam waktu dekat, sementara Siklon MAN-YI yang berada di utara Papua bergerak ke arah barat dengan kecepatan angin maksimum hingga 102 km/jam dan diperkirakan akan semakin kuat. Kedua siklon ini memicu gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di beberapa perairan Indonesia, seperti Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua akibat Siklon MAN-YI, dan Laut Natuna Utara akibat Siklon USAGI. BMKG mengimbau masyarakat di sekitar perairan tersebut untuk tetap waspada terhadap gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran dan perikanan.

PROSPEK CUACA SEPEKAN KE DEPAN

Memasuki pertengahan November, sebagian wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan. Dengan dukungan dinamika atmosfer yang menguat dalam beberapa hari kedepan, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat akan sering terjadi. Masyarakat diimbau untuk waspada dan melakukan langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca yang berpotensi ekstrem ini.

PERINGATAN DINI

Potensi cuaca signifikan dalam periode 15 – 21 November 2024, berupa:
Potensi Hujan sedang – lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di:

Aceh
Sumatera Barat
Riau
Kep. Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kep. Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Maluku Utara
Maluku
Papua
Papua Tengah
Papua Pegunungan
Papua Selatan

Potensi Angin Kencang di:
– Nusa Tenggara Timur
– Papua

IMBAUAN

Menghadapi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di berbagai wilayah Indonesia, masyarakat diimbau untuk mulai membersihkan lingkungan, memperkuat bangunan atau infrastruktur, menyiapkan perlengkapan darurat, serta menghindari daerah-daerah yang rentan terdampak.

Waspadai pula risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem, terutama di kawasan rawan. Masyarakat diharapkan mengenali potensi bencana di lingkungan sekitar, selalu memperbarui informasi cuaca dari BMKG, dan memahami protokol evakuasi jika terjadi situasi darurat. Informasi lebih lanjut bisa diakses melalui situs web BMKG di [www.bmkg.go.id](https://www.bmkg.go.id), media sosial (@infobmkg), atau aplikasi infoBMKG.

Editor : Dedy Suwadha

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp