Home Karimun Antusias Siswa SMAS Maha Bodhi Karimun Belajar Konservasi Hayati Hutan Mangrove

Antusias Siswa SMAS Maha Bodhi Karimun Belajar Konservasi Hayati Hutan Mangrove

SMAS Maha Bodhi Belajar Geografi dan Ekosistem Buatan Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun
Mengedukasi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati, puluhan siswa dan siswi SMAS Maha Bodhi Tanjungbalai Karimun antusias mengikuti belajar konservasi alam, Rabu (20/11/2024).(Foto: Aman)
PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Mengedukasi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati, puluhan siswa dan siswi SMAS Maha Bodhi Tanjungbalai Karimun antusias mengikuti belajar geografi terkhusus tentang konservasi alam, Rabu (20/11/2024).

Kali ini para siswa dan siswi dari kelas XI C SMAS Maha Bodhi menyambangi hutan mangrove yang terletak di bilangan Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau.

Para siswa belajar mengenal keanekaragaman hayati, mulai dari jenis tanaman mangrove, ekosistem yang ada di hutan mangrove, jenis ikan dan tanaman hidroponik (hortikultura), jagung yang dibudidayakan oleh Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun.

WhasApp

Hingga mengenal keanekaragaman hayati hutan payau lainnya mulai dari udang, kepiting hingga berbagai jenis burung.

Karena pepohonan hutan mangrove sebagai rumah yang nyaman bagi berbagai organisme tersebut, mulai dari menyediakan makanan, tempat berlindung hingga tempat berkembang biak.

“Pengenalan terhadap kekayaan flora maupun fauna merupakan suatu pondasi penting bagi para siswa,” ujar Guru Geografi Maha Bodhi, Truli.

“Untuk dapat menumbuhkan persepsi serta keinginan dalam berkontribusi aktif dalam upaya kelestarian lingkungan maupun konservasi,” tambah Trully.

Untuk itu menurutnya perlu mengedukasi para siswa dan siswi perlunya mengamati secara langsung lingkungan hidup yang ada di sekitar.

“Termasuk ekosistem yang ada didalamnya, baik itu biotik maupun abiotik, sehingga dapat dipelajari baik flora dan fauna yang ada di sekitar hutan mangrove tersebut,” paparnya.

Karena itu masih kata Trully, komponen biotik dan abiotik saling terkait dan mempengaruhi dalam membentuk kehidupan di suatu ekosistem.

“Hubungan antara keduanya bersifat timbal balik, sehingga jika salah satu komponen terganggu, komponen lainnya akan ikut terpengaruh dan inilah yang dipelajari pada siswa,” beber Trully.

Untuk dapat menumbuhkan persepsi serta keinginan dalam berkontribusi aktif dalam upaya kelestarian lingkungan maupun konservasi.(Foto: Aman)

Sementara itu, salah seorang siswa bernama Billion guijaya, mengaku sangat senang sehingga dapat menimba ilmu dari alam sekitar.

“Dengan pembelajaran seperti ini, tentunya sangat membantu kami untuk mengenali flora dan fauna disekitar kita,” kata Billion.

Terlebih menurutnya sebagai seorang pelajar jarang berkunjung ke tempat-tempat wisata (hutan-hutan mangrove) seperti ini.

“Terlebih kurangnya sebagian minat para siswa dan siswi, terlebih pada zaman modern seperti sekarang ini,” tutur Billion.

Secara tidak langsung kata Bhilan ia bersama dengan siswa lainya dapat berinteraksi langsung dan komunikasi dengan warga sekitar hutan mangrove.

BACA JUGA Webinar Integritas dan Gerakan Anti Korupsi ke Pelajar SMAS Maha Bodhi Karimun

“Dapat berkomunikasi langsung dengan masyarakat sekitar, bertanya mulai dari matapencaharian hingga ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang siswi bernama Missueyr. Dirinya merasa senang dapat belajar mengenal alam sekaligus berkreasi.

“Tentunya lebih seru, mulai dari mengidentifikasi jenis-jenis hutan mangrove hingga mengenal flora dan fauna yang menghuni hutan mangrove tersebut,” katanya.

Miswer berharap, agar kegiatan belajar di luar ruangan seperti ini terus dilaksanakan, mengingat pentingnya mengedukasi lingkungan hidup.

“Keberadaan flora dan fauna di hutan mangrove, menjadi indikator bahwa ekosistem mangrove kita masih sehat dan seimbang,” sebut Missueyr.

Untuk itu kata Miswer perlunya pengembangan dan juga peningkatan sarana dan prasarana lainnya, agar dapat menarik minat dan daya tarik para pelajar lainnya.

“Untuk belajar lebih banyak biota lingkungan hutan tropis (payau) yang berada di kawasan Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun tersebut,” tandasnya.(aman)

Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025

@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O