WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pelajar tingkat SD dan SMA Golden School Batam terpaksa melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) di luar daripada lingkungan sekolah mereka sendiri.
Kondisi memprihatinkan ini terjadi lantaran akses masuk ke sekolah mereka digembok diduga dilakukan oleh salah seorang pengurus Yayasan Golden School Batam.
Menurut Ketua Yayasan Golden School Batam, Indra Nara Persada, ujian hari pertama pada tanggal 5 Desember dilaksanakan di Masjid Agung Batam Center.
“Bahkan, di tanggal 6 dan 9 Desember kemarin mereka terpaksa ujian di ruang rapat DPRD Kota Batam,” kata Indra, Kamis (12/12/2024).
BACA JUGA Presiden RI Luncurkan E-Katalog Versi 6.0, LKPP dan Telkom Hadirkan Sistem Pengadaan Hemat Biaya
Ia menyesali adanya tindakan penggembokan sekolah yang pada akhirnya berdampak kepada proses belajar mengajar belasan siswa dan siswi yang ikut UTS.
Indra mengaku tidak dapat berbuat banyak karena pintu masuk ke sekolah itu diketahui sudah tergembok pada saat anak-anak hendak masuk ke dalam sekolah.
“Saya terpaksa mengadukan hal ini ke DPRD Batam hingga akhirnya difasilitasi di ruang rapat untuk anak-anak agar bisa ujian,” kata dia.
Indra berharap ada solusi agar proses belajar mengajar serta hak siswa dan siswi tidak terusik akibat permasalahan yang terjadi dalam Yayasan Golden School Batam.
Mengingat dampak dari kondisi ini langsung dirasakan oleh siswa dan siswi yang seharusnya mendapatkan fasilitas serta kenyamanan dalam menempuh pendidikan, diharapkan dapat segera teratasi.
Sementara hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait masih belum memberikan tanggapan mengenai hal ini. (amr)
@wartakepri.co.id Ketua Yayasan Ungkap Siswa SD dan SMA Golden School Batam Terpaksa Ujian di Gedung DPRD Batam, 6 dan 9 Desember 2024 #wartakepri #kepri #dprdbatam #goldencity ♬ suara asli – WartaKepri.co.id































