
NATUNA – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat pembangunan desa, TNI kembali menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Kegiatan ini tidak hanya sekadar tentang pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bukti nyata kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan bersama.
Komandan Kodim 0318/Natuna, Kolonel Inf Andri Hadiyanto, M.Han., melalui perwakilannya, Pasi Ter Kodim 0318/Natuna Lettu Eriksson Sinurat, menegaskan bahwa TMMD adalah bentuk sinergi yang melibatkan semua pihak.
“Ini bukan hanya program pembangunan, tetapi juga wujud nyata kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan nasional dan pertahanan wilayah,” ujar Lettu Sinurat.
Program TMMD yang digelar di Desa Selemam, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, ini akan berlangsung selama sebulan, mulai dari 19 Februari hingga 20 Maret 2025.
Selama periode tersebut, prajurit TNI dari tiga matra, bersama personel Polri, Pemkab, dan instansi terkait, akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pembangunan fisik dan non-fisik.
Desa Selemam, yang mayoritas penduduknya adalah suku Melayu dan beragama Islam, memiliki kondisi perekonomian yang belum stabil. Sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan, bertani, dan berkebun. Melalui TMMD, diharapkan dapat tercipta perubahan yang signifikan, baik dalam hal infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang membangun jalan atau rumah, tetapi juga membangun kebersamaan. Di sinilah semangat gotong royong benar-benar terasa, di mana TNI dan masyarakat bekerja bahu-membahu untuk kemajuan bersama,” tambah Lettu Sinurat.
Program TMMD juga menjadi wujud nyata dari semangat gotong royong yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat. Dengan semangat ini, diharapkan pembangunan dapat merata dan ketahanan nasional di wilayah Natuna semakin kuat.
Melalui TMMD, TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan dan kepercayaan masyarakat. Ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan kesejahteraan bersama, di mana setiap pihak turut berkontribusi demi kemajuan desa dan bangsa.
Semangat gotong royong yang menjadi landasan utama program TMMD ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus bekerja sama dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
(Rky)

























