
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Imbas kecelakaan kerja yang terjadi di area industri PT Karimun Marine Shipyard (KMS), Jalan Mutiara, Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, pada Jum’at (9/5/2025), pukul 14:15 WIB lalu, UPT Pengawas Disnakertrans Kepri di Karimun bakal melakukan investigasi.
Kepala UPT Pengawas Disnakertrans Kepri di Karimun, Raja Efidiansyah menyebut, akan menjumpai pihak perusahaan tersebut guna melakukan investigasi.
“Kami akan melakukan investigasi ke perusahaan tersebut guna menyelidiki penyebab pasti kecelakaan kerja yang mencederai empat orang pekerja,” ujar Efidiansyah, saat dikonfirmasi, Minggu, 11 Mei 2025.
“Rencananya akan menjumpai langsung pihak perusahaan PT KMS pada Rabu tanggal 14 Mei 2025,” tambah Efidiansyah.
Kondisi keempat korban (pekerja) kata Efi saat ini sudah mulai membaik.
“Alhamdulillah keempat orang pekerja saat ini sudah mulai pulih, membaik,” imbuhnya.
Dikatakan Efi, pihaknya juga sudah menjumpai keempat korban, baik yang mengalami luka ringan maupun berat akibat serpihan ledakan yang diduga karena balon penurun tongkang tidak mampu menahan beban berat yang melebihi kapasitas tersebut.
“Kemarin kami sudah menjenguk keempat korban tersebut, yang satu masih dirawat inap di RSBT sedangkan tiga orang lainnya dirawat jalan, ketiganya mengalami luka yang tidak serius (luka ringan),” tandasnya.(Junizar)




























