ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas meningkatkan status kesiapsiagaan menjadi Siaga Satu dalam mengantisipasi dampak lanjutan dari fenomena banjir rob yang kini memasuki hari ketiga. Sejumlah rumah dan ruas jalan di Anambas, khususnya di Tarempa, dilaporkan tergenang air laut pasang dengan ketinggian air yang cukup signifikan.
Ketinggian air pasang di beberapa titik dilaporkan telah mencapai lutut orang dewasa. Meskipun demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian materil yang dialami masyarakat.
Status Siaga Satu ditandai dengan pelaksanaan Apel Gabungan yang melibatkan seluruh instansi pemerintah, TNI, dan Polri. Kesiapsiagaan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan, dengan petugas dikerahkan untuk menyisir sejumlah daerah rawan di Kepulauan Anambas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, yang juga menjabat sebagai Ketua Bencana Daerah, mengatakan bahwa tim tanggap darurat sudah dibentuk dalam beberapa regu untuk melakukan pemantauan intensif di titik-titik rawan banjir rob.
“Saat ini tim sudah terbentuk dalam beberapa regu untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir rob. Diminta petugas sambangi setiap warga yang terdampak. Petugas yang tergabung dalam penanganan banjir rob diminta untuk memprioritaskan kepentingan masyarakat yang membutuhkan pertolongan.” Ujarnya.
Sahtiar juga menginstruksikan agar petugas secara berkala melaporkan setiap perkembangan di wilayah Anambas dan memastikan warga yang terdampak mendapatkan pertolongan secara cepat, profesional, dan humanis.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, turut meninjau langsung lokasi yang terdampak banjir rob. Beliau membenarkan bahwa ketinggian air saat ini sudah mencapai lutut orang dewasa di beberapa area.
Bupati Aneng berharap fenomena tahunan ini dapat segera berakhir sehingga aktivitas warga dapat kembali normal. Beliau kembali mengimbau seluruh masyarakat Anambas untuk selalu waspada.
“Kondisi saat ini ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Dirinya berharap fenomena tahunan tersebut segera berakhir, sehingga warga bisa aman dan nyaman. Seluruh warga Anambas diimbau agar selalu waspada dengan kejadian banjir rob yang saat ini melanda Kepulauan Anambas.”tuturnya.
Pemerintah Daerah menegaskan komitmennya untuk memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama selama masa Siaga Satu ini. (*)






























