
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Festival Jong Nusantara yang digelar Persatuan Pemuda Meral (Pameral), sukses mencuri perhatian Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo.
Event budaya tersebut berlangsung meriah di Pantai Indah Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (10/1/2026).
Rasa kagum itu diungkapkan Letjen TNI Kunto Arief Wibowo usai membuka secara resmi festival yang mengangkat permainan tradisional jong, lomba perahu layar khas masyarakat Melayu Karimun.
“Tadi saya diajak ke sini, katanya ada festival jong. Saya sempat bertanya jong itu apa, ternyata budaya unik berupa perlombaan sampan layar tradisional seperti ini ada di Karimun,” ujar Kunto dengan penuh antusias.
Tak hanya menyaksikan, jenderal bintang tiga yang juga putra mantan Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, itu turut merasakan langsung sensasi festival dengan mengikuti lomba jong menggunakan layar bercorak loreng.
“Tadi saya ikut lombanya, diwakilkan oleh petani jong dengan layar loreng. Mudah-mudahan bisa menang. Kalau tidak menang, berarti jong-nya lagi patroli,” ucapnya disambut tawa hadirin.
Sementara itu, Bupati Karimun Iskandarsyah yang turut hadir dalam pembukaan acara tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada Pameral atas konsistensinya melestarikan budaya daerah.
“Ini sejalan dengan visi dan misi kami, yakni menjaga dan melestarikan budaya lokal,” ungkap Bupati.
Permainan jong ini menurutnya bukan hanya warisan budaya, tetapi juga mampu memberikan efek ekonomi.
“Terutama bagi para pelaku UMKM karena banyaknya wisatawan yang hadir,” jelas Iskandarsyah.
Sementara itu, Ketua Pameral Rusdi menjelaskan bahwa, Festival Jong Nusantara Tahun 2026 diikuti 400 peserta dari berbagai daerah, bahkan lintas negara.
“Peserta datang dari Malaysia dan Brunei Darussalam serta dari luar Karimun seperti Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang dan Provinsi Riau,” ungkap Rusdi.
Jong sendiri kata Rusdi merupakan permainan tradisional masyarakat Melayu berupa perahu layar kecil yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi ikon budaya Kabupaten Karimun. Namun, di tengah arus globalisasi, permainan ini mulai jarang dijumpai.
“Melalui Festival Jong Nusantara, Pameral berupaya menghidupkan kembali tradisi tersebut agar tetap lestari, dikenal generasi muda serta menjadi daya tarik wisata budaya Karimun di tingkat nasional hingga internasional,” harapannya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis Maulana






























