
WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Keresahan warga terkait isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, langsung direspons cepat aparat Kepolisian Sektor Bukit Bestari. Polisi turun langsung ke lapangan untuk memastikan informasi yang beredar tidak benar dan menenangkan masyarakat.
Kegiatan klarifikasi dilakukan pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, dengan pusat kegiatan di SPBU PT. Bumi Indraya Pratama yang berlokasi di Jalan MT. Haryono. SPBU tersebut menjadi titik strategis karena tingginya aktivitas masyarakat dalam melakukan pengisian BBM.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Unggat, Aiptu Razmudi, bersama Kanit Binmas Polsek Bukit Bestari, IPTU Sujasmin, turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan kepolisian dalam meredam isu yang berpotensi menimbulkan kepanikan.
“Kami hadir langsung di SPBU ini untuk bertemu masyarakat, baik pengendara motor maupun mobil. Kami mengimbau agar warga tidak panik dan tidak mudah percaya dengan isu kenaikan harga BBM,” ujar Aiptu Razmudi.
Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar terkait kenaikan harga BBM adalah tidak benar. “Harga BBM saat ini masih normal dan tidak ada kenaikan. Isu tersebut adalah hoaks,” tegasnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Polisi juga mengantisipasi potensi dampak lanjutan seperti antrean panjang maupun penimbunan BBM akibat kepanikan warga.
Selain memberikan klarifikasi, petugas turut memanfaatkan momen tersebut untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Warga juga diimbau agar aktif menjaga kamtibmas dengan melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui Call Center 110.
Kapolsek Bukit Bestari, Kompol Suardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan ketenangan di tengah masyarakat sekaligus menangkal penyebaran hoaks.
“Melalui komunikasi yang terbuka dan transparan, kami berharap kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat, serta tercipta hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya klarifikasi langsung di lapangan, diharapkan masyarakat tidak lagi terpengaruh isu yang tidak benar dan tetap beraktivitas seperti biasa tanpa rasa khawatir. (Yadi )


























