
WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Kondisi pelabuhan tambat nelayan di Kampung Mentigi, RT 02 RW 01, Kelurahan Tanjunguban Kota, Kecamatan Bintan Utara, kian memprihatinkan. Bagian pertengahan slop atas pelabuhan dilaporkan mulai keropos dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan masyarakat yang masih beraktivitas di lokasi tersebut.
Ketua RT 02 RW 01 Kelurahan Tanjunguban Kota, Taufik, mengatakan kerusakan pada pelabuhan tambat nelayan itu sudah terjadi sejak sekitar dua tahun terakhir. Namun, kondisi saat ini disebut semakin parah dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
“Kerusakannya sudah lama, berkisar dua tahunan. Namun sekarang semakin parah. Kalau tidak segera diperbaiki, pondasi slop T akan semakin memburuk,” ujar Taufik, Jumat (15/5/2026).
Menurutnya, pelabuhan tersebut hingga kini masih aktif digunakan para nelayan setempat untuk aktivitas tambat perahu. Selain itu, area pelabuhan juga kerap dilalui anak-anak bahkan dijadikan tempat bermain, sehingga kondisi kerusakan dinilai sangat mengkhawatirkan.
“Di pelabuhan itu anak-anak sering lewat dan bermain,” katanya.
Taufik mengaku telah berulang kali mengingatkan warga, khususnya anak-anak, agar tidak bermain di sekitar area yang rusak. Ia juga mengimbau agar kendaraan bermotor tidak melintas di atas pelabuhan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Meski demikian, dirinya tidak bisa menjamin kondisi tersebut aman apabila kerusakan terus dibiarkan tanpa adanya pembenahan.
Karena itu, warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan terhadap pelabuhan tambat nelayan yang menjadi fasilitas penting bagi masyarakat pesisir Kampung Mentigi.
“Harapan kami tentu pemerintah bisa segera membenahi pelabuhan ini karena masih digunakan masyarakat setiap hari,” tutupnya.(*)
Pengirim: Agus Ginting






























