
KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjungbalai Karimun, resmi meluncurkan Program Suara Warga Binaan (Swarna) sebagai wadah komunikasi antara warga binaan dan pihak rutan.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Karimun, Ferdinand Sebayang, di lingkungan blok hunian Rutan Karimun, Jumat (3/7/2026).
Program Swarna dihadirkan sebagai sarana resmi dan terbuka yang memberikan kesempatan kepada seluruh warga binaan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, saran, maupun keluhan secara langsung kepada pimpinan satuan tanpa melalui perantara.
Dalam sambutannya, Ferdinand Sebayang menegaskan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan hunian sebagai tanggung jawab bersama.
“Kami berharap seluruh warga binaan senantiasa mematuhi tata tertib yang berlaku, menjauhi segala hal yang dapat mengganggu ketenangan, serta membangun hubungan yang saling menghargai, baik dengan sesama warga binaan maupun dengan petugas,” ujar Ferdinand.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog terbuka dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.
“Dalam kesempatan tersebut, warga binaan menyampaikan berbagai aspirasi terkait kualitas pelayanan, pelaksanaan program pembinaan, keamanan lingkungan, hingga kondisi fasilitas yang tersedia di dalam rutan,” jelas Ferdinand.
Menurut Ferdinand, seluruh masukan yang disampaikan warga binaan diterima dengan baik dan akan menjadi bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan serta kinerja lembaga.
“Seluruh pendapat dicatat dan diterima dengan baik oleh petugas, serta dijamin akan ditindaklanjuti sebagai bahan utama evaluasi dan perbaikan kinerja lembaga,” katanya.
Ferdinand menilai Program Swarna memberikan dampak positif dalam membangun komunikasi dua arah yang lebih efektif antara petugas dan warga binaan.
Selain meningkatkan pemahaman warga binaan terhadap aturan dan tanggung jawab, kegiatan ini juga menjadi sarana menyerap berbagai masukan yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan di Rutan Karimun.
“Capaian penting dari kegiatan ini adalah terjalinnya komunikasi dua arah yang lebih efektif, meningkatnya pemahaman warga akan aturan dan tanggung jawab, terserapnya berbagai masukan berharga bagi kemajuan satuan,” tutur Ferdinand.
“Sekaligus terbentuknya kesepahaman bersama untuk mewujudkan lingkungan Rutan Karimun yang aman, tertib, dan kondusif,” tambah Ferdinand.
Ia berharap Program Swarna dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sehingga pelayanan kepada warga binaan terus meningkat, sekaligus mendukung pelaksanaan program pembinaan yang lebih optimal sesuai tujuan pemasyarakatan.
“Sebagai bentuk penguatan hubungan antara petugas dan warga binaan, kegiatan ditutup dengan silaturahmi dan bersalaman bersama, kemudian dilanjutkan dengan pembagian makanan ringan serta ngopi bersama dalam suasana kekeluargaan,” pungkasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Lana





























