
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengalokasikan Bantuan Keuangan (BKAD) senilai Rp5.663.448.480, untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Karimun.
Sebagian besar anggaran tersebut difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan, khususnya rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur.
Dari total anggaran yang dikucurkan, sebesar Rp2.960.448.480 dialokasikan untuk rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kepri bersama Pemerintah Kabupaten Karimun dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Pulau Kundur dan sekitarnya.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang terus diberikan Pemerintah Provinsi Kepri terhadap pembangunan di daerahnya.
“Perhatian dari Pemerintah Provinsi melalui dana BKAD menjadi dorongan besar bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Karimun,” ujar Bupati, Jum’at (3/7/2026).
“Rehabilitasi RSUD Tanjung Batu Kundur akan sangat penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang lebih layak dan representatif,” tambah Bupati.
Rehabilitasi tersebut kata Bupati, difokuskan pada peningkatan fasilitas ruang rawat inap.
“Sebagai langkah persiapan peningkatan status rumah sakit dari Tipe D Pratama menjadi Rumah Sakit Tipe D,” katanya.
Sementara itu, Kepala RSUD Kundur, Surawan, menjelaskan, sekitar Rp2,3 miliar digunakan untuk pembangunan dan rehabilitasi ruang rawat inap, termasuk penambahan 30 tempat tidur baru.
“Sementara lebih dari Rp700 juta dialokasikan untuk pengadaan fasilitas medis, seperti tempat tidur pasien dan tiang infus,” terang Surawan.
Selain menambah kapasitas layanan, masih kata Surawan, rehabilitasi juga akan meningkatkan kenyamanan pasien.
“Ruang rawat inap yang sebelumnya masih menggunakan kipas angin akan disesuaikan dengan standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) melalui pemasangan pendingin ruangan (AC) dan peningkatan fasilitas pendukung lainnya,” pungkasnya.
Surawan menuturkan, ketersediaan tenaga kesehatan dasar seperti perawat dan bidan saat ini telah mencukupi. Dengan meningkatnya status rumah sakit menjadi Tipe D, peluang memperoleh alokasi dokter spesialis dari pemerintah juga akan semakin terbuka.
“Kami berharap nantinya masyarakat Kundur dapat memperoleh layanan kesehatan spesialis tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit di luar daerah,” katanya.
Selain sektor kesehatan, dana BKAD juga dialokasikan untuk mendukung pembangunan di tingkat kelurahan dan desa. Sebesar Rp1.215.000.000 disalurkan kepada pemerintah kelurahan, sedangkan Rp1.488.000.000 dialokasikan bagi pemerintah desa.
Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan kepada 11 desa di Kabupaten Karimun, yakni Desa Lubuk, Sungai Sebesi, Sungai Ungar, Gemuruh, Kundur, Sawang Laut, Sawang Selatan, Perayun, Sungai Ungar Utara, Tanjung Berlian Barat, dan Teluk Radang.
Kunjungan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, ke Kabupaten Karimun juga diisi dengan penyaluran berbagai bantuan lintas sektor.
Bantuan tersebut meliputi hibah rumah ibadah melalui Biro Kesejahteraan Rakyat, bantuan logistik dari BPBD, serta santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan bagi petani dan nelayan.
Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kabupaten Karimun, diharapkan pembangunan di sektor kesehatan, pemerintahan desa, dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat sehingga pelayanan publik menjadi lebih baik dan kesejahteraan masyarakat semakin terwujud.
Penulis: Junizar
Editor: Azis




























