Kanwil DJBC Kepri Berhasil Amankan 10 juta Batang Rokok Asal Thailand, ABK Menghilang

360

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Kembali tim patroli Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau (DJBC Kepri), Kantor Wilayah DJBC Aceh, serta Pangkalan Sarana Operasi Tipe A Bea Cukai Tanjungbalai Karimun pada Minggu (12/4/2020), melakukan penindakan terhadap KM. Milenium.

Penegahan kapal dengan muatan 10.200.000 batang barang kena cukai hasil tembakau, rokok dengan brand Luffman, di perairan Peureula yang diduga merupakan barang illegal asal Thailand.

Kepala kantor DJBC khusus Kepri Agus Yulianto, melalui Humas DJBC khusus Kepri Awaludin menjelaskan bahwa, penegahan terdapat KM Milenium ini dalam rangka Operasi Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya Tahun 2020, Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau.

Dirinya mengungkapkan kronologi penegahan yang terkadi pada hari Minggu tanggal 12 April 2020 kemarin, Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, mendapat informasi dari Kantor Wilayah DJBC Aceh tentang adanya kapal kayu bermuatan barang illegal.

PKP HIMALAYA

“Pada pukul 17.30 WIB, Bea Cukai Kepri menjumpai kapal kayu dengan ciri-ciri yang sama diperoleh informasi dari Kantor Wilayah DJBC Aceh, dan pada saat ditemukan oleh petugas, kapal KM. Milenium tersebut sudah tidak bergerak dan dalam kondisi bagian lambung kapal tersebut miring ke posisi kiri,” jelas Awaludin kepada WARTAKEPRI.co.id.

Dirinya menambahkan, dan pada saat dilakukan pemeriksaan lebih dalam, tidak ditemukan satu orangpun (ABK) di atas kapal maupun di area sekitar perairan tersebut.

“Diperkiraan nilai barang tersebut mencapai Rp 10 miliar tiga ratus lima puluh tiga juta, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 11 miliar tiga ratus empat puluh enam juta dua ratus dua puluh lima ribu,” terangnya.

Diungkapkan Awaludin, untuk dilakukan pemeriksaan, penelitian, pendalaman serta proses lebih lanjut pada sarana pengangkut tersebut, dibawa menuju Kantor Wilayah DJBC Aceh atau KPPBC Langsa.

“Lebih dari 10.200.000 batang barang kena cukai hasil tembakau rokok dengan merek Luffman, yang diduga merupakan barang impor illegal asal Thailand beserta satu unit sarana pengangkut, berupa kapal kayu KM Milenium dengan tonase GT 25, dibawa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.

Reporter : Aziz Maulana

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel