BATAM – DPD GARNIZUN Kota Batam menyampaikan apresiasi kepada Polda Kepri atas pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pemberantasan peredaran narkoba di kawasan Kampung Madani, Mukakuning, Batam, pada Minggu (6/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 114 orang diamankan oleh petugas untuk menjalani pemeriksaan dan proses lebih lanjut.
Langkah tegas aparat kepolisian tersebut mendapat respons positif dari DPD GARNIZUN Kota Batam. Organisasi yang selama ini menaruh perhatian terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika itu menilai operasi tersebut menjadi salah satu bentuk nyata keseriusan aparat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, khususnya di wilayah yang dinilai membutuhkan perhatian serius.
Ketua DPD GARNIZUN Kota Batam, Habibi, SE, MM, mengatakan pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Kepri yang telah mengambil langkah tegas dalam memberantas peredaran narkoba di kawasan Kampung Madani.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Kepri atas langkah tegas dalam menggerebek dan memberantas peredaran narkoba di Kampung Madani, Batam,” ujar Habibi, Senin (7/9/2026).
Menurut Habibi, pemberantasan narkoba tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut masa depan generasi bangsa. Peredaran narkotika yang dibiarkan berkembang dapat memberikan dampak panjang terhadap kehidupan masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi salah satu kelompok paling rentan terhadap pengaruh lingkungan dan penyalahgunaan narkoba.
Karena itu, menurutnya, upaya pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Tidak cukup hanya dengan menangkap pelaku, tetapi juga perlu diikuti dengan langkah pencegahan, edukasi kepada masyarakat, penguatan lingkungan sosial, serta upaya rehabilitasi bagi mereka yang telah terjerat penyalahgunaan narkotika.
“Ini baru bukti pemerintah serius!” tegas Habibi.
Ia menilai perhatian pemerintah terhadap kualitas generasi muda harus berjalan secara menyeluruh. Program pembangunan sumber daya manusia, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), menurutnya, harus berjalan beriringan dengan upaya menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba.
“Apa gunanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan gizi yang sehat dan berkualitas, jika di sisi lain narkoba masih dibiarkan merusak generasi bangsa?” katanya.
Habibi menegaskan, membangun generasi Indonesia yang sehat tidak hanya dapat diukur dari terpenuhinya kebutuhan pangan dan gizi. Generasi yang sehat juga harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, mendapatkan pendidikan yang baik, memiliki karakter kuat, serta terlindungi dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan mereka.
Menurutnya, narkoba merupakan salah satu ancaman serius yang harus mendapatkan perhatian bersama. Pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, dunia pendidikan, keluarga, hingga masyarakat luas memiliki peran masing-masing dalam mencegah semakin luasnya penyalahgunaan narkotika.
“Pemberantasan narkoba harus menjadi bagian penting dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya.
BACA JUGA BP Batam Tawarkan JFE Engineering Corporation Kelola Sampah Jadi Energi Terbarukan
Ia berharap langkah yang dilakukan Polda Kepri tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan penindakan semata. Penegakan hukum diharapkan dapat terus dilakukan secara konsisten sehingga memberikan efek jera sekaligus mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkoba.
Di sisi lain, Habibi juga mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam apabila menemukan indikasi adanya aktivitas peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan karena pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama.
“Kalau sebelumnya kita merasa ‘Indonesia Cemas 2045’, hari ini saya mulai percaya bahwa ‘Indonesia Emas 2045’ bukan sekadar cita-cita,” kata Habibi.
Ia menilai keseriusan pemerintah bersama jajaran kepolisian dalam memberantas narkoba memberikan harapan baru bagi masyarakat. Dengan penindakan yang tegas dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, generasi muda Indonesia diharapkan dapat tumbuh dan berkembang tanpa harus berhadapan dengan ancaman narkoba.
Habibi pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun lingkungan yang bersih dari narkoba. Menurutnya, menyelamatkan generasi muda dari narkotika berarti ikut menjaga masa depan Indonesia.
“Keseriusan pemerintah bersama Polda Kepri dalam memberantas narkoba memberikan harapan bahwa generasi muda Indonesia dapat diselamatkan dari ancaman narkoba. Lawan narkoba!
Selamatkan generasi bangsa menuju Indonesia emas 2045!” pungkasnya. (san)




























