WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Asep Nana Suryana selaku Dirut BUMD mengakui pihaknya belum berani membagikan bantuan 20 unit gerobak ke pedangan di Akau Potong Lembu Tanjungpinang. Pasalnya kata Asep, gerobak yang di bantu itu belum mencukupi, 10 gerobak untuk Akau Potong Lembu, 10 nya lagi untuk Melayu Square.
” Bagaimana kita mau bagikan pedagang di Akau Potong Lembu ada 70 pedagang sedangkan bantuan hanya 10, sama juga di Melayu Square pedagang 20 bantuan hanya 10 gerobak,” ucap Asep saat di jumpai media ini di ruang kerjanya, Selasa (20/9/2016).
Kata Asep, Supaya tidak menimbulkan kecemburuan sosial antara pedagang gerobak ini kami belum berani untuk menerima dari Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang.
Tambah Asep, kalau kita terimapun mau di simpan di mana, di kantor ini tidak ada lokasi untuk menyimpan.
” Dari pada gerobaknya rusak makanya kami tahan dulu bantuan itu, saat ini gerobaknya masih di simpan oleh Dinas Kesehatan di salah satu gudang di Kelometer 14,” ucap Asep.
Selanjutnya kata Asep, rencananya 20 gerobak ini akan kita pinjam pakaikan untuk acara Sail Karimata bulan depan nantinya Melayu Square akan kita tata sedemikin rupa dan akan di adakan bazar.
” Itu pun kalau di setujui para pedagang 20 gerobak itu akan di pinjam pakaikan pada acara Sail Karimata,” pungkas Asep.
Sebelumnya, bantuan 20 unit gerobak batuan dari Kemenkes RI melalui Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang sampai sekarang belum melakukan serah terima dari Dinas Kesehatan ke BUMD Kota Tanjungpinang. Pedagang pun bertanya tanya kemana bantuan tersebut.(yansyah)






























