BATAM – Google baru-baru ini mengumumkan rencananya untuk melakukan PHK terhadap ratusan karyawan di seluruh dunia di awal tahun 2024. Dampaknya dirasakan terutama di divisi kunci perusahaan, seperti Google Assistant, Devices, dan Services.
Tim Devices dan Services, yang sebelumnya mengelola produk Pixel, Nest, dan Fitbit, mengalami restrukturisasi besar-besaran. Ini dilakukan Google dalam upaya untuk mengintegrasikan lebih erat tim dan tanggung jawab.
Sebelum perombakan ini, setiap divisi memiliki tim yang mandiri. Mereka menangani berbagai aspek seperti desain, teknik hardware dan software, dan lainnya.
BACA JUGA: Harga Emas di PT Pegadaian Hari Ini Turun: Cek Harga Emas Galeri 24 Batam
Namun, model organisasi tersebut diubah. Sekarang hanya ada satu tim yang akan mengurusi proses engineering hardware untuk Pixel, Nest, dan Fitbit.
Perubahan ini juga berarti pengurangan kepemimpinan di divisi tersebut. Nantinya, satu pemimpin akan menangani semua tanggung jawab tersebut.
Sebagai konsekuensi dari perubahan ini, pendiri Fitbit, James Park, dan Eric Friedman, telah memutuskan untuk meninggalkan Google. Kepergian mereka menandai eksodus beberapa petinggi di divisi tersebut.
BACA JUGA: Gajah Latih Rahman Ditemukan Tewas dan Gadingnya Hilang di Taman Nasional Tesso Nilo
James Park, sebelumnya menjabat sebagai VP dan General Manager Fitbit setelah akuisisi oleh Google pada tahun 2021. Dia dikenal sebagai sosok yang memimpin peluncuran produk seperti Pixel Watch dan Pixel Watch 2. James Park juga bertanggung jawab atas produk wearable Google lainnya seperti Pixel Buds.
Perubahan strategis ini mencerminkan upaya Google untuk menciptakan integritas dan efisiensi yang lebih besar dalam pengembangan produk perangkat keras. Harapan Google adalah dapat memposisikan perusahaan dengan lebih baik di pasar yang semakin kompetitif. (*cnbcindonesia)































