
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Rencana aktivitas penambangan pasir oleh PT Tridaya Group di Desa Sawang, Kecamatan Kundur Barat, mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.
Berbeda dengan isu yang berkembang di media sosial, tokoh pemuda dan perangkat lingkungan justru melihat kehadiran perusahaan ini sebagai peluang emas untuk memajukan kesejahteraan desa.
“Dukungan ini didasari oleh komitmen nyata perusahaan dalam memberikan dampak sosial jangka panjang bagi warga terdampak,” ujar Ketua Pemuda Sawang, Atan, Minggu, 28 Desember 2025.
Di mana kata Atan perusahaan telah menyediakan Beasiswa S1, tentu magnet utama dukungan masyarakat tempatan.
“Salah satu poin krusial yang memicu dukungan adalah program pendidikan ambisius dari perusahaan,” katanya.
“Manfaat nyata bagi generasi muda adalah alasan utama mereka berdiri di belakang investasi ini,” tambah Atan.
Menurutnya, selagi perusahaan memberikan manfaat, apa salahnya. Terlebih PT Tridaya Group berkomitmen memberikan beasiswa kuliah sampai jenjang S1 untuk anak tempatan. Ini luar biasa dan harus kita dukung.
“Berdasarkan aspirasi warga, terdapat tiga alasan utama mengapa investasi ini dianggap penting, yakni pendidikan masa depan. Jaminan pendidikan tinggi bagi anak-anak lokal yang selama ini sulit mengakses bangku perkuliahan,” pungkasnya.
Tidak hanya itu saja, masih kata Atan penyerapan tenaga kerja menjadi prioritas utama.
“Penyerapan tenaga kerja menjadi prioritas utama, dengan adanya tambang pasir ini,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Pemuda Layang, Riki. Pihaknya optimistis operasional tambang akan membuka lapangan kerja luas bagi pemuda setempat dan menggerakkan roda ekonomi desa.
“Legalitas dan transparansi. Perusahaan telah mengantongi izin resmi dan menjalin kesepakatan tertulis yang diketahui oleh RT, RW, Camat, hingga Kepala Desa,” jelas Riki.
Harapan paska tambang, jangan sampai meninggalkan lubang.
Meski memberikan dukungan penuh, masyarakat tetap bersikap kritis dan waspada
Ketua RW 001 Layang, Samsir, mengingatkan agar perusahaan tidak mengulangi kesalahan perusahaan-perusahaan di masa lalu.
“Reboisasi kudu wajib dilakukan. Wilayah bekas tambang harus dihijaukan kembali sesuai standar lingkungan,” pintanya.
Masyarakat kata Samsir melalui perangkat RT dan RW, akan terus memantau agar visi misi perusahaan tetap selaras dengan kesejahteraan warga.
“Prioritas utama tetap pada tenaga kerja lokal untuk mengurangi angka pengangguran,” ucap Samsir.
Tanggapan positif dari akar permasalahan ini kata Samsir sekaligus membantah kabar miring yang sempat beredar di dunia maya.
“Faktanya, bagi warga Sawang, investasi tambang yang legal dan bertanggung jawab merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak mereka akan lapangan pekerjaan dan perbaikan ekonomi,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis Maulana
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O


























