Home Berita Utama Inilah Sejumlah Rapimnas KAHMI Jelang Pencoblosan Pemilu 17 April 2019

Inilah Sejumlah Rapimnas KAHMI Jelang Pencoblosan Pemilu 17 April 2019

Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA- Perhatian terhadap keberlangsungan Bangsa Indonesia perlu harus dijaga semua elemen warga Negara Indonesia.
Berdasarkan hal tersebut sebagai warga Negara Indonesia yang baik Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) melakukan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta, Kamis (28/03/2019).

Stering Committee, Ismet Djafar dalam surat resminya mengatakan dengan adanya situasi perpolitikan menjelang Pemilu 2019 maka KAHMI melakukan Rapimnas. “Dalam Rapimnas tersebut dihasilkan sejumlah rekomendasi baik secara Internal maupun external,” ucap Ismet.

Ismet menuturkan dalam rekomendasi external KAHMI memiliki tujuh unsur diantaranya:

1. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Polri dan TNI harus bersikap netral. Fokus pada tugas utama menjaga keamanan Pemilu dan melayani masyarakat

2. KPU dan Bawaslu harus bekerja secara professional menjaga dan menunjukkan netralitas serta taat dan berpedoman pada peraturan perundangan, mencegah serta mengatasi segala bentuk kecurangan dan pelanggaran pemilu.

3. Seluruh peserta Pemilu utamanya para Caleg harus berpolitik cerdas bukan melakukan politik identitas supaya tidak terjadi pertikaian antar warga Negara.

4. Mengajak seluruh rakyat Indonesia memilih dengan cerdas sesuai pilihannya sebab memilih adalah tanggung jawab sebagai warga Negara Indonesia.

5. Akan melakukan kajian terhadap undang-undang Pemilu untuk memberikan masukan kepada Pemerintah maupun DPR serta Partai Politik untuk dilakukan revisi.

6. Berharap kepada Presiden terpilih pada Pemilu 2019 untuk melakukan reformasi struktural perekonomian nasional yaitu menggabungkan Kementerian BUMN dengan Kementerian Koperasi dan UKM menjadi Kementerian BUMN dan BUMR (Badan Usaha Milik Rakyat) untuk memastikan terjadinya sinergi antara BUMN dengan BUMR (Koperasi dan UMKM) dalam memajukan perekonomian nasional yang berkeadilan.

7. Mendukung KPK untuk memberantas korupsi sebab merusak sendi-sendi Pemerintahan yang baik dan merugikan rakyat dalam pembangunan Nasional.

Ismet menambahkan rekomendasi Internal juga dihasilkan dalam Rapimnas tersebut, diantaranya:

1. KAHMI mendorong seluruh alumni dan kader HMI untuk memberikan atensi dan partisipasi nyata, dalam proses pengkaderan HMI dengan menjunjung tinggi etika organisasi, memperkuat kualitas dan menjaga kesinambungan kepada para kader sehingga mendorong terwujudnya konsolidasi organisasi yang baik.

2. Mendesak Majelis Nasional KAHMI untuk melaksanakan rekomendasi Munas Ke-10 KAHMI dalam pembentukan Dewan Narasumber Materi Pengaderan HMI dalam rangka membantu pengayaan materi pengkaderan dan distribusi narasumber pada training-training HMI di berbagai daerah.

3. Dalam upaya menjaga independensi, soliditas serta tegaknya disiplin organisasi, maka segenap institusi KAHMI supaya menertibkan seluruh bentuk aktivitas yang mengatasnamakan dan/atau menggunakan atribut KAHMI, dalam mengekspresikan aspirasi dan pernyataan politiknya yang bersifat partisan dan mendukung calon legislatif dan atau peserta pemilu. (rilis)

Kiriman : Joni P

WhasApp

Google News WartaKepri