WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq menghadiri acara pemotongan Plat Besi Pertama untuk Project Phase I Hub / Terminal Marine Civil dan Facilities Scope di PT. Saipem Karimun Yard, yang sempat vakum selama kurun waktu dua tahun ini. Selasa (17/12/2019).
Dimana, waktu Pengerjaan Proyek ini dimulai dari bulan Desember 2019 hingga bulan April 2021.
Dalam sambutannya, Branch Manager PT. Saipem Indonesia, Ernesto De Franco mengatakan Project ini adalah proyek yang sangat penting karena sudah dua tahun ini PT. Saipem Indonesia tidak melaksanakan pengerjaan Proyek,
dan saat ini Kita mendapatkan Proyek yang harus terlaksana dengan baik dan sukses pada Tahun ini.
“Dalam penggarapannya di proyek ini PT. Saipem Indonesia ini, akan mengutamakan pekerja yang berasal dari Karimun khususnya,” terang pria asal negara Italia Benua Eropa ini.
Lebih lanjut, Ernesto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun khususnya Bupati Karimun yang selalu mensupport PT. Saipem Indonesia dalam pengembangan industri kami.
“Marilah Kita bersama-sama membangun hubungan yang baik antara PT. Saipem Indonesia dengan semua pihak,” pungkasnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq mengucapkan tahniah (selamat) kepada management PT. Saipem Indonesia, Karimun Branch atas di lakukannya Kegiatan pemotongan Besi Pertama untuk proyek tourtue ini.
“Semoga menjadi awal yang baik untuk masuknya kembali proyek-proyek lainya pada tahun yang akan datang,” harapan Bupati.
Lebih lanjut, Aunur Rafiq menuturkan bahwa Pemerintah Daerah sangat mendukung investasi di Kabupaten sebagaimana arahan dari Bapak Presiden RI, Ir. Joko Widodo.
“Karena dengan dampak masuknya proyek- proyek ke Kabupaten Karimun akan mendorong tumbuhnya perekonomian dan juga dapat membuka lapangan pekerjaan sekaligus bisnis-bisnis seperti rumah kontrakan, restaurant dan masih banyak lagu usaha lainnya,” sebut Bupati.
Masih kata Bupati Aunur Rafiq, dia sangat berharap komitmennya dari PT. Saipem Indonesia dalam memperkerjakan tenaga Kerja lokal yang harus didahulukan, dan tentunya hal ini dapat Kita lihat langsung bahwa
PT. Saipem Indonesia sudah melaksanakan ketentuan-ketentuan yang selama ini Kita harapkan.
“Kami seluruh Masyarakat Karimun berdo’a agar PT. Saipem Indonesia bisa terus Maju dan Jaya, dimana pada rekrutment tenaga kerja untuk tiga proyek raksasa ini di perkirakan mencapai 5000 orang tenaga kerja dan 70%.
Diharapkan tenaga lokal lebih di prioritaskan dan dapat mengisi posisi strategis sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing,” imbuhnya.
Dalam jangka waktu bulan desember 2019 hingga tahun 2021 kedepan, PT. Saipem Indonesia akan melaunching tiga Proyek baru,
yaitu diantaranya Project Tortue, Pemesan dari Client BP (British Petroleum) Mauritania Limited Service yang akan membutuhkan sebanyak 2500 orang Tenaga Kerja dan penggarapannya dilaksanakan pada bulan Desember 2019 ini.
Selain itu juga terdapat Proyek Formosa, dimana pesanan dari Negara Taiwan, yang akan membutuhkan 1200 orang Tenaga Kerja, dimana pengerjaannya diperkirakan pada Tahun 2020.
Serta proyek Neart na Gaoithe (NNG), Pesanan dari Negara Skotlandia, yang akan membutuhkan Tenaga Kerja sebanyak 1300 orang dan proses pengerjaannya diperkirakan pada Tahun 2020.
Turut hadir Prada kunjungan tersebut, Ketua BPK Karimun, H. Chandra, Asisten III, Kadis Tenaga Kerja, Kadis Prindagkop, serta Kabag Humas Setda Kabupaten Karimun.(ama)

























