Pemko dan Kejari Batam Bentuk Tim PAKEM Pantau Aliran Sesat

BATAM, WARTAKEPRI.co.id – Kejaksaan Negeri Batam dan Pemerintah Kota Batam sudah membentuk pengawasan terhadap Aliran Kepercayaan dan Keagamaan  yang berpotensi menimbulkan keresahan di kalangan Masyarakat, dengan nama Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM ).

Adapun tugas nantinya yaitu untuk melakukan pengawasan terhadap aliran kepercayaan dan keagamaan yang berpotensi menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.
Semua aliran tersebut ditangani oleh Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat setempat.

Kemudian melakukan pemantauan serta evaluasi terhadap pelaksanaan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Jaksa Agung RI dan Menteri Dalam Negeri Nomor : 3 Tahun 2008 Nomor : 033/A/JA/06/2008 dan Nomor : 199 Tahun 2008 tanggal 9 Juni 2008 tentang Peringatan dan Perintah kepada penganut, anggota dan atau anggota pengurus Jemaat dan warga masyarakat.

KPU KEPRI

Serta melakukan koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait yang tergabung dalam wadah Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (TIM PAKEM) serta pihak-pihak lainnya untuk menyelesaikan semua aliran kepercayaan dan keagamaan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Tim Pakem ini dipimpin oleh Kepala Kejakasaan Negeri Batam, Yusron SH MH dengan wakil ketua Andri SH MH  yang juga menjabat Kepala Seksi Intel ( Kasi Intel )Kejari Batam
Tim ini sudah terbentuk pada Kamis, 28 Januari 2016 lalu.

Selain itu, pihak terkait lainnya, yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbang, Pol dan Linmas) Kota Batam, Rudolf ‎Napitupulu, Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam), Kementrian Agama (Kemenag) Kota Batam, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Muslim Bidin, Kepala Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Batam dan Badan Intelijen Negara (BIN) daerah Kota Batam. Kata Andri (nix).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO