BATAM, WARTAKEPRI.co.id – Demo penolakan pimpinan BP Batam oleh kelompok masyarakat dan lembaga masyarakat, sebagai tepung tawar hadirnya tujuh pemimpin baru BP Batam, Senin (11/4/2016).
Demo digelar sekitar pukul 09.00 WIB pagi datang dari LSM Gard Indonesia Kota Batam, dimana pendemo menyoroti kedatangan Hartanto Restu Diputro, di depan Kantor BP Batam, Batam Centre.
Korlap Aldi B dalan orasinya menyuarakan tetang otonomi derah dan menolak Kepres Resufle BP Batam.
Demo membawa beberapa spanduk, yang isinya seperti:
Beri kesempatan Kami untuk menjalankan Otonomi Daerah jangan Jajah kami dengan alasan Pembangunan Kembalikan Otda sesuai UU ( Tolak Kepres Resufle BP Batam).
Habis Manis Sepah Dibuang DiBuang. Pemerintah Pusat Tak Lebih Dari Penjajah. Usir Penjajah … !!!.
Sebagai orator tunggal, Aldi menyampaikan kalau aksinya tidak melanggar undang-undang. Aldi pertanyakan, kenapa pelantikan BP Batam malam hari, dan membahas masalah KTP dari Hatanto.
Aksi demo pun bergeser dari pintu masuk BP Batam, karena pimpinan BP Batam tiba, dan untuk sejenak, aksi demo berakhir sekitar pukul 11.35 WIB, dan berakhir dengan kondusif.(ded/ria)





























