WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Perusahaan listrik Negara (PLN),mengatakan interkoneksi listrik Batam-Bintan akan berjalan pada bulan Juli 2016 mendatang.
Hal ini diungkapkan langsung oleh General Manager Unit II PLN Medan Jurlian Sitanggang,saat acara Konferensi Pers di Ruang Rupa tama lantai 4 kantor Pemerintahan Provinsi Kepri Dompak, Selasa (26/4/2016).
” Interkoneksi listrik Batam-Bintan sudah kita lakukan road proyek untuk mengetahui perkembangan kelistrikan saat ini, saya targetkan pada Bulan Juli 2016 sudah selesai pembangunannya,” kata Jurlian yang berhasil di himpun media.
Sedangkan untuk progres pembangunannya, lanjut Jurlian, ke lestarikan di Kepri khususnya pembangunan transmisi dan gardu induk baru sampai di Tanjung Uban yang baru beroperasi.
” Kendala kami masih pembebasan lahan dan kendala dari Kementerian Kehutanan. Juli kami pastikan bisa selesai semua interkoneksi listrik ini,” jelas julian lagi.
Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri Andar Perdana menyatakan, bahwa dirinya yang minta pada bulan Juli 2016 interkoneksi listrik Batam-Bintan harus hidup.
” Sebab kalau tidak selesai, Kejati Kepri akan lakukan upaya hukum,” ujar Andar.
Sedangkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan untuk membantu rencana PLN tersebut bisa terealisasi dalam masalah pembebasan lahan ke depan, Pemprov Kepri akan membantu membicarakan dengan masyarakat.
” Mudah-mudahan kendala pembebasan lahan ini bisa cepat selesai akan lebih mempermudah kerja pihak PLN. Sehingga listrik dari Uban ke Tanjungpinang bisa cepat selesai,” ucap Nurdin. (vir)






























