BACA! Ini Sejarah Hardiknas Diperingati Tanggal 2 Mei

52

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Hari ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Pada 2016 ini, Hardiknas diperingati untuk yang ke-57 kalinya.

Sayangnya, belum banyak yang mengetahui kenapa Hardiknas jatuh pada tanggal 2 Mei. Penasaran? Berikut ulasan sejarah singkatnya.

Pertama-tama yang harus kamu ketahui, bahwa Hardiknas yang diperingati setiap 2 Mei, tak lepas dari peran Ki Hadjar Dewantara. Ia sangat berjasa, berjuang untuk memajukan pendidikan Indonesia. KI Hajar Dewantara lahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat yang berasal dari keluarga di lingkungan kraton Yogyakarta.

Ki Hadjar Dewantara menamatkan Sekolah Dasar di ELS (Sekolah Dasar Belanda), kemudian melanjutkan ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera) namun karena sakit ia tidak sampai tamat.

Ki Hadjar Dewantara dikenal selalu mengkritik pemerintah Belanda yang hanya membolehkan keturunan Belanda dan orang kaya saja yang bersekolah. Hingga akhirnya beliau diasingkan ke Belanda. Sekembali dari Belanda, beliau mendirikan lembaga pendidikan Taman Siswa.

Pada masa kemerdekaan, Ki Hadjar Dewantara diangkat menjadi Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan Pengajaran Indonesia dalam  kabinet pertama Republik Indonesia. Beliau juga mendapat gelar doktor kehormatan (doctor honoris causa, Dr.H.C.) dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 1957.

Dua tahun setelah mendapat gelar Doctor Honoris Causa, tepatnya pada tanggal 28 April 1959  Ki Hadjar Dewantara meninggal dunia di Yogyakarta.

Atas jasa-jasanya dalam dunia pendidikan, Ki Hadjar Dewantara mendapat gelar Bapak Pendidikan Indonesia. Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI No. 305 tahun 1959 tertanggal 28 November 1959, hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara yaitu tanggal 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional.

sumber: ril

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN