WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Kejahatan seksual terjadi pada seorang dara berusia 19 tahun berinisial Da oleh tiga orang pemuda di sebuah tanah kosong di Poros Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun.
Ketiga pelaku diamankan Polres Karimun dua hari setelah Keluarga korban menceritakan perihal kejadian tersebut ke polisi.
“Biadab memang pelakunya tu, bang. Sampai sekarang korbannya stres bang. Kejadiannya di tanah kosong di Poros. Dekat biasa orang belajar mobil itu bang. Kejadiannya sudah lama karena korban diancam pelaku. Ketiga pelakunya sekarang sudah ditangkap polisi,” kata seorang kerabat korban.
Kerabat yang tak mau disebut nama mengatakan, awalnya Da sepulang bekerja dari sebuah hotel di Karimun sedang menunggu angkutan pulang. Da ditakut-nakuti seorang pemuda yang menyebut ada razia polisi di jalan depan.
Kemudian, tanpa pikir panjang Da langsung membonceng salah seorang pemuda dengan dua pemuda lainnya yang juga asal Karimun itu mengikutinya dengan sepeda motor lainnya dari belakang.
Ternyata, bukan mengantarkan Da ke kos-kosannya, sesampai di simpang RSUD Karimun pelaku membawa Da ke arah Jalan Poros. Di tanah kosong di Poros itulah ketiga pelaku memaksa korban melakukan tindakan biadab secara bergiliran.
“Saat kejadian, para pelaku mengancam Da.Karena takut, korban baru berani melapor ke polisi setelah satu bulan kejadiannya bang,” ujar kerabat korban tersebut.
Atas ancama itu itu, selain trauma akibat perkosaan, korban juga trauma dan mengalami ketakutan hingga stres. “Sampai stres dia bang. Kasihan kami,” katanya.
Dikabarkan polisi berhasil menangkap ketiga pemuda di sebuah kos-kosan di Kecamatan Karimun. Ketiganya diamankan berikut barang bukti berupa dua unit sepeda motor dan pakaian yang dipakai saat pemerkosaan terjadi. (lendoot.com)






























