Home Komunitas Tradisi 100 Tahun, Warga Tionghoa Sembahyang Laut di Pelantar II Tanjungpinang

Tradisi 100 Tahun, Warga Tionghoa Sembahyang Laut di Pelantar II Tanjungpinang

Warta Kepri Asan Ketua Yayasan Cetiya Bodhi Sasana
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id,TANJUNGPINANG – Kegiatan sembahyang laut yang dirayakan Warga Tionghoa di pelantar II Laut Jaya Kota Tanjungpinang.

Asan Ketua Yayasan Cetiya Bodhi Sasana mengatakan kegiatan Perahu Naga dan Pokcang ini merupakan agenda warga Tionghoa setiap tahunnya dan sudah lebih 100 tahun kegiatan ini diadakan di pelantar II, sebelum diadakan di sini dulunya kawasang Senggarang Tanjungpinag.

Jelas Asan pokcang ialah makanan yang dibungkus dengan daun yang dihanyutkan ke laut supaya pahlawan Cina dahulu yang meninggal di laut bisa menikmati makanan itu.

Fengki Fasinto sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang juga menerangkan bahwa bulan ke lima dan hari ke lima kita kenal dengan pastival pokcang, kegiatan ini dirayakan untuk mengenang jasa arwah pahlawan Cina dulu yang mempunyai rasa Nasionalisme yang tinggi yang meninggalnya di sungai.

” Kegiatan ini tujuannya untuk keselamatan kita di laut, kita ketahui dahulunya masyarakat kita mayoritasnya nelayan dan mencari napkah di laut. Hakikatnya untuk keselamatan di laut, semua yang berusaha di laut mendapatkan kemakmuran dan rezkinya bertambah dengan adanya perayaan ini,” ujar Fengki saat dijumpai awak media di lokasi kegiatan, Kamis (9/6/2016)

Terang Fengki lagi, dengan adanya kegiatan ini rasa Nasionalisme warga Tionghoa semakin besar dan rasa Nasionlisme kita hujutkan untuk mengabdi kepada Bangsa Indonesia.(firza)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp