Ini Penyebab Kenapa Disdik Natuna Belum Bayar Sewa Asrama Mahasiswa

29
Asrama mahasiswa natuna di kota batam

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Agussupardi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna kepada Wartakepri.co.id, Sabtu (11/6/2016) menanggapi persoalan mahasiswa Natuna yang tinggalkan Asrama mereka di Batam. Pemkab Natuna telah meanggarkan, namun belum bisa dicairkan.

” Angaran tahun 2016 dana sewa Rp 850 juta. Itu ada untuk sewa asrama dan Perhimpunan Mahasiswa Natuna se-Indonesia. Namun dana tersebut belum dapat di cairkan oleh kami. Dinas telah mencoba konsultasi ke inspektorat dan BPK Provinsi Kepri,”ujar Agus.

Dijelaskan pihak Provinsi, kalau dana bayar sewa asrama siswa tidak bisa dicairkan dengan alasan karena dananya dimasukan ke dalam pos angaran Hibah.

” Jadi kami sudah kordinasi juga dengan komisi satu DPRD Natuna akan kita pindahkan di APBDP 2016 masuk ke mata angaran BPKAD Natuna, untuk masalah sewa asrama dan perhimpunan mahasiswa tersebut,” terang Agus Supardi.

Ditambahkan Agus, diminta mahasiswa bersabar karena pemerintah akan tetap membayarnya.

” Sabar saja pasti akan dibayar, karena masalah regulasai saja. Kita akan buat jaminan hutang akan di bayar di APBDP untuk tungakan sewa Asrama sebagai jaminan,”tutup Agus.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Sebelumnya, Aidil Ketua Ikatan Pelajar MahasiswaKabupaten Natuna ( Ipmkn) Batam Mengatakan. Asrama mahasiswa Natuna berada Di Batam sudah dari 2011 ditempati. Asrama ini Putri di Perumahan Kurdian Djaya Batam Centre, dan Asrama Putra di Perumahan PLN Batam Centre.

Kata Aidil untuk sewa asrama putri mencapai Rp 81 juta terdiri dari 11 kamar. Sedangkan sewa asrama Pria Rp 86 juta per tahun terdiri dari 13 kamar. Untuk Tahun 2015 udah Di bayarkan sementara tahun 2016 Pemda Natuna melalui dinas Pendidikan belum membayar. Pembyaran

Adili mendapatkan penjelasan dari Pihak Dinas pendidikan natuna telah menganggarkan mata dana Rp 850 juta untuk pembayaran sewa asrama tahun 2016.

Dan, pada hari Selasa 7 Juni 2016, tepatnya sekitar pukul 16.00 WIB, Atas nama mahasiswa Natuna yang tergabung di IPMKN Batam memutuskan untuk meninggalkan Asrma Natuna di Batam.

Keputusan tersebut di ambil dikarenakan ketidakpastian dari Pemkab Natuna baik itu secara lisan atau pun tertulis terkait perpanjangan sewa Asrma tahun 2016.

Sejauh ini dari pengurus IPMKN Batam sudah mencoba Konfirmasi ke pihak terkait dalam hal ini dinas pendidikan. Baik itu menghantrkan proposal, menemui pihak terkai secara langsung.

Serta melayangkan surat terkait permohonan perpanjangan asrama sejak jauh2 hari. Belum ada respon seperti yang diharapkan.

“Bahkan sampai waktu jatuh tempo sewa asrmanya tiba dan sekarang kita sudah terhitung nunggak sebulan lebih.

Iswandi Suhaili Yang Juga Penasehat Mahasiswa Natuna Batam angkat Bicara. Pihak Dewan Natuna membidangi pendidikan kenapa tidak ada komentar. Iswandi menyatakan kalau dewan jangan hanya terseyum di atas penderitaan adik mahasiswa di Batam saja. (ricky)

Komentar Anda

BBK MURAH FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI