Home Berita Utama Beginilah Kondisi Terkini Kapal Ikan Milik Perusda Natuna, Kenapa?

Beginilah Kondisi Terkini Kapal Ikan Milik Perusda Natuna, Kenapa?

666
Warta Kepri Kapal BUMD Natuna

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Aset Perusda berupa kapal pencari ikan kini tergeletak di Muara Laut Selat Lampa Kabupaten Natuna. Kapal ini terlihat tidak terawat, dan akan bernasib sama dengan kapal Fery cepat Natuna Bahari, yang telah tergeletak menjadi Bangkai di Muara Laut Penangi.

Omiyatullah Warga Ranai kepada wartakepri.co.id, Sabtu (18/6/2016) mengaku prihatin akan nasip kepal tangkap Nelayan milik Perusahanan daerah. Kapal terkesan dibiarkan berjemur bahkan warna kapal kusam di laut Selat Lampa. “Tepatnya di cam Ikan Alm Nuzur,” kata Omiyatullah.

Penilaian atas kurang berjalannya Perusda Natuna ini juga datang dari Mulkan, aktivis antikorupsi Provinsi Kepri. Menurutnya, aneh memang uang negara digelontorkan, kapal Nelayan Kapal bekas eks Rembang sudah dibeli pihak Perusda Natuna Rp1,5 Miliar 2014 lalu. Sejatinya untuk menambah pemasukan Perusahaan Daerah.

” Saya mengikuti perkembangan informasi ini sejak awal, justru kini malah disewakan Pihak Ketiga. Pihak manajemen justru bilang tidak sangup menjalani beban operasional Kru dan ABK Kapal merugi,” ujar Mulkan, Sabtu (18/6/2016)

Sejak dibeli pihak Perusda Tahun 2014 lalu, justu Kapal Tangkap malah disewakan oleh pihak ketiga.

Kapal perikanan senilai Rp1,5 miliar, ini menjadi pertanyaan publik, apakah ada menambah pendapatan Asli Daerah di Natuna atau justru malah merugi.

Kuat Dugaan Kapal dibeli Tahun 2014 lalu dan kini pada Tahun 2016 malah pihak management Perusahan Daerah mengangap merugi.

Dari awal publik Natuna sudah menduga, dana operasional hasil Keuntungan pendapatan Sektor lain dari perusada justru malah dibelanjakan untuk membeli kapal sangat syarat kepentingan bahkan tampa tender lelang.

Politisi Partai Gerindra Natuna Marzuki heran kenapa tidak diberdayakan saja. Kapal udah dibeli perusda Natuna, sebab ada penyertaan modal pemerintahan Natuna.

Marzuki juga Wakil Ketua Komisi Dua DPRD Natuna mengatakan jika persoalan di tubuh perusda justru tidak memberikan input positif.

” Kita dorong saja ke penegak hukum untuk menyelidik mencari apa permasalahan terjadi soal aset aset prusda terlebih soal kapal,” kata Marzuki.

Pembelian dari uang rakyat bersumber dari APBD sejatinya harus jelas pengunananya, jangan terkesan mubazir dan memboroskan APBD tidak membawa manfaat untuk rakyat.

Sampai berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi direktur Peruda Natuna , terkait kapal di biarkan tergeletak. (ricky).

Google News WartaKepri

WhasApp

Banner DPRD Batam 2026