WARTAKEPRI.co.id, PADANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja (kunker) di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada 4-6 Juli 2016. Selama di Padang, Presiden yang juga didampingi Ibu Negara Iriana akan menginap di Hotel Grand Inna Muara (GIM).
Dalam kunker di Padang, pada Selasa (5/7/2016), Presiden dan Ibu Negara akan memberikan sembako ke sejumlah lokasi di Padang. Selanjutnya, Presiden berbuka puasa di Auditorium Kantor Gubernur Sumbar.
Keesokan harinya, Rabu (6/7/2016), Presiden melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Raya Sumbar. Setelah itu, Presiden dijadwalkan menuju Solo, Jawa Tengah.
Sekadar diketahui, Presiden memang selalu berlebaran di daerah. Presiden tak pernah menggelar open house di Istana Negara. Pada 2015, Presiden merayakan Idul Fitri di Aceh.
” Pilihan Bapak Presiden untuk berlebaran di daerah selama dua tahun terakhir ini tentu patut diapresiasi. Masyarakat di daerah pasti sangat gembira bisa melihat langsung Pak Jokowi,” pungkas Michael yang juga penulis buku Solusi Jokowi.
Serentak
Kepada wartawan, kedatangan Jokowi sholat Idul Fitri di Kota Padang karena undangan dari Irwan Prayitno Gubernur Sumatera Barat.
Terlepas dari undangan Gubernur, kehadiran Presiden Jokowi ke Kota Padang tentu akan ada kebijakan politik atau ekonomi di suatu daerah yang dikunjungi. Nilai positif kehadiran Jokowi adalah juga berdampak pada serentaknya pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Sumatera Barat pada 6 Juli 2016.
Sama diketahui, basis Islam di Sumatera Barat adalah Muhammadiyah, yang berpatokan perhitungan awal Ramadhan dan awal Syawal dengan metode Hisab. (beritasatu/dedy swd) . Foto Detik.com






























