WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Lahirnya teknologi internet membawa pengaruh sangat besar bagi perkembangan surat kabar. Pasalnya, munculnya internet telah mengubah kebiasaan cara baca di masyarakat seiring dengan hadirnya berbagai media baca, seperti komputer, tablet, hingga ponsel pintar yang juga menyediakan beragam informasi. Media massa yang menjual berita (news) selalu mengutamakan “kekinian” informasi.
Dengan teknologi internet, informasi terbaru atau update, semakin mudah diakses dan disebar luaskan. Hal itu pula yang menyebabkan banyak perusahaan koran menggunakan teknologi internet untuk membuat koran elektronik, baik itu portal online (website) maupun e-paper, yakni koran yang isinya sama dengan koran cetak tetapi dalam bentuk digital.
” Tujuannya adalah untuk memahami kebutuhan pembaca yang saat ini gadget minded,” ucap Mutaqien ST, Pemerhati Sosial di Kabupaten Natuna, kepada Wartakepri.co.id, Sabtu (9/7/2016) Ranai Natuna.
Keragaman informasipun dengan mudah didapat, baik berita skala nasional hingga lokal di Provinsi Kepri. Media online juga menyuguhkan beranega ragam konten, baik Kriminal, politik, pendidikan, olahraga serta sosial budaya.
Ditambahkan Mutaqiem, yang menjadi perhatian saat ini di Kabupaten Natuna semenjak hadirnya wartakepri.co.id, di tengah tengah ruang Pembaca di Natuna yang selalu hadirkan berita seputar Natuna.
” Saya sering mengikutinya, kadang kala selalu muncul di Facebook dan Twetter, instagram, tautan link tentang wartakepri.co.id. Ulasan sangat menarik, banyak memberikan informasi perkembangan Natuna selalu baru dan menarik gaya bahasanya juga dapat terima semua kalangan,” ucap Muttaqien.
Hal senada juga dirasakan, Renol Saputra Sosok Pemuda Natuna usai mengenyam ilmu Pemerintahan di Pekanbaru.
” Munculnya koran elektronik maupun portal online tersebut tidak sepenuhnya bisa menggantikan eksistensi koran cetak karena masih banyak masyarakat yang merasa lebih nyaman membaca koran cetak,” ucap Renol saputra.
Meskipun demikian, harus diakui bahwa keberadaan koran elektronik dan portal online telah menggerus pasar media cetak yang tercermin dari turunnya sirkulasi koran cetak.
Masih kata Renol saputra, beberapa pengamat memprediksi pada 2040 koran cetak akan tutup seiring dengan pergantian generasi karena generasi muda saat ini lebih suka membaca informasi lewat komputer atau gadget.
Apalagi, untuk mendapatkan informasi dari koran elektronik, pembaca tidak perlu membayar alias gratis, tidak seperti koran cetak.imbuhnya.
Dengan Hadirnya Wartakepri.co.id di tengah tengah masyarakat Natuna, diharpakan bisa memberikan warna tersendiri agar Informasi disajikan sangat Aktual Tajam dan berimbang, pinta Renol saputra.
Seirama dikatakan Ramonwel Guru sekolah SD di Kecamatan Pulau laut memberikan masukan kepada wartakepri.co.id via email mengatakan sangat terbantu dengan Wartakepri.co.id.
Betapa tidak banyak pemberitaan dari media portal ini juga mengangkat topik sangat peduli atas kampung halaman kami. Alhamdulilah kami dapat kabar pembangkit Listrik akan segera direlaslisasikan oleh pak Presiden Jokowi dodo melalui PLN di Pulau laut.
” Soalnya Kecamatan pulau Laut pulau paling ujung Utara, tidak pernah ada namanya koran cetak yang kami baca. Maklum saja mungkin saja jarak rentan kendali dari pusat kota Ranai ke kecamatan Pulau Laut sangatlah jauh memakan waktu 4 jam menggunakan kapal laut. Makanya koran hanya bertahan di pusat kota. Untung ada media online kami masih bisa mengikuti perkembangan,” ucap Ramonwel.
Ramonwel, berharap Kepada wartakepri.co.id agar bisa memuat forum Pembaca agar informasi selalu update. (ricky rinovsky)






























