Walikota Surabaya Sarankan Amsakar Untuk Turunkan Jabatan Kadis DKP Batam – WartaKepri
48 views

Walikota Surabaya Sarankan Amsakar Untuk Turunkan Jabatan Kadis DKP Batam

PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Begitu buruknya pengelolaan sampah di Kota Batam, membuat Walikota Surabaya, Tri Rismaharini kaget dan geleng kepala. Bagaimana tidak, dengan jumlah penduduk 1.300.000 orang dan memiliki tenaga kebersihan 1.031, Pemko Batam yang dalam hal ini Dinas Kebersihan Pertamanan (DKP) belum maksimal melakukan pekerjaannya.

Dengan jumlah penduduk yang sebanyak itu, Kota Batam pada setiap harinya bisa menghasilkan sebanyak 900 ton sampah. Itu diungkapkan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad saat sharing dengan Walikota Surabaya di Gedung Pemko Batam, Kamis (14/7/2016) siang.

Dalam pertemuan tersebut, Amsakar mempertanyakan tentang 2 permasalahan yang selama ini menjadi polemik ditengah masyarakat Batam. Dimana salah satunya adalah mengenai permasalahan sampah di Batam yang tak kunjung terselesaikan. Pertanyaan itu dilontarkan Wawako, melihat rapi dan berhasilnya pengelolaan persampahan di Pemko Surabaya.

“Kami ingin tanyakan tentang bagaimana pengelolaan sampah di Surabaya, karena di Batam selalu jadi masalah dan tenaga kebersihannya terus saja menggelar aksi demo seperti menuntut THR sebelum lebaran kemarin,” ujar Amsakar dihadapan seluruh SKPD Batam dan Surabaya yang hadir.

Menanggapi apa yang dipertanyakan Wawako, Risma begitu panggilan akrabnya spontan terkejut. Seolah tidak percaya dengan angka yang disebutkan Amsakar, dirinya kembali menanyakan berulang kali tentang total angka tersebut. Karena menurutnya dengan perbandingan yang sebesar itu, sangat tidak masuk akal jika jumlah sampah di Batam mencapai jumlah yang seperti itu.

“Jumlah tenaga kebersihannya sudah banyak, tapi kok masih begitu kondisinya. Sedangkan di Surabaya saja hanya 700 orang, tapi tumpukan sampah disetiap harinya bisa dikatakan sebanding. Jika kinerja petugas kebersihannya seperti itu, turunkan saja Kepala Dinasnya,” ketus Risma.

Kendati demikian, Walikota yang telah berhasil menutup lokalisasi Dolly ini juga memberikan masukan seperti solusi kepada Pemko Batam sama dengan apa yang telah diterapkan oleh Pemko Surabaya. Diantaranya adalah menyarankan untuk membuat rumah kompos agar mampu mengurai sampah, sehingga nantinya juga dapat dijadikan pupuk bagi taman, dan tentunya upaya itu bisa lebih irit, pungkasnya.(ichsan)

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA