WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG– Beberapa jurnalis yang meliput agenda kegiatan sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, dihalau oleh petugas security dan beberapa oknum ASN saat berada di ruang tunggu VIP DPRD Kota Tanjungpinang,Rabu, (3/8/2016).
Adapun beberapa jurnalis yang dihalau itu, yakni, Adi dari Lintas Kepri, Budi dari Metro Batam, Ipul dari Metro Kepri. Menurut Adi, hal itu sangat disayangkan oleh dirinya. Seharusnya security dan oknum ASN DPRD Tanjungpinang tidak bersikap menghalangi tugas jurnalistik.
“Walaupun ada perkataan ‘tolong tempat ini tertutup’, tapi kan sidang paripurna terbuka untuk umum,” kata Adi.
Untuk kronologisnya, lanjut Adi, awalnya Wakil Ketua II DPRD Tanjungpinang Ahmad Dhani berteriak menanyakan Tatib Paripurna hingga suaranya yang berteriak keras hingga terdengar keluar ruangan VIP.
Akibatnya para jurnalis ingin mengetahui hal itu, namun security dan beberapa oknum ASN menghalangi dengan alasan ruangan tertutup.
Sedangkan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam, M. Zuhri juga menyayangkan hal tersebut. “Hal ini sangat disayangkan. Padahal DPRD lembaga perwakilan rakyat. Tidak seharusnya begitu,” ucap Zuhri.
Sementara, Sekretaris DPRD Tanjungpinang yang biasa dipanggil Akib, tidak mengetahui hal tersebut. Ia mengatakan, coba dikonfirmasi ke Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol DPRD Tanjungpinang.
“Tadi saya juga didalam, coba konfirmasi ke Pak Yus ya,” tulis Akib melalui pesan singkat. (Fiza)
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O



























