Sidang Eka Dilona Anggota Brimob Polda Kepri Terdakwa Kasus Penusukan

618
Warta Sidang Oknum Brimob Polda Kepri

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pujasera Golden land merupakan tempat makan dan minum. Berbagai jenis makanan disuguhkan termasuk minuman yang memabukkan ada dijual disana. Kini Golden land menjadi tempat saksi bisu atas tewasnya Anwar Bapa Lego alias Ben.

Tiga saksi dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu Philipus dan Ahmad Abas yang keduanya satpam Golden land serta saksi Hendra Agustian Pardosi, Senin (22/8/2016) di Pengadilan Negeri Batam.

Menurut keterangan saksi Ahmad Abas dan Philipus selaku Security pujasera Golden Land menerangkan, adanya keributan pada hari Sabtu tanggal 2 April 2016 sekitar pukul 01.30 wib dini hari. Awalnya keributan terjadi di kamar mandi dengan saksi Hendra Agustian Pardosi dengan terdakwa Eka Dilona.

Mendengar ada keributan maka kami datang melerai namun Hendra sudah melarikan diri duluan. Sementara diseberang jalan pujasera, korban Anwar Bapa Lego sudah kena tikam bagian leher sebelah kanan bersama motornya terjatuh.

Posisi korban saat itu dalam keadaan pingsan dan sampai dibawa ke Rumah Sakit Awal Bross nyawanya tidak dapat ditolong lagi. Terang Philipus Samon Pandai dan diamini saksi Ahmad Abas.

” Terdakwa Eka sudah sering datang minum dan makan di Pujasera Golden Land simpang Kara Batam Center bersama dengan temanya,” ujar Philipus.

Hendra Agustian Pardosi karyawan PT Eco Green Kabil mengaku tidak ada ribut dan saat itu bukan dalam keadaan mabuk. Hendra mengaku mendapat tusukan dan malam sebelum kejadian sempat nyanyi diatas panggung.

Sementara pengakuan dua saksi dari satpam Golden Land yang sudah diminta keterangannya mengatakan bahwa, Hendra Agustian Pardosi menjadi korban dan awal dari keributan dalam kamar mandi. Namun saat dimintai hakim keterangannya malah membinggungkan dan salalu mengatakan tidak tahu apa yang terjadi.

Setelah dicerca banyak pertanyaan oleh hakim Endi Nurindra SH, maka Hendra Agustian Pardosi menerangkan bahwa Ia dipukuli dan ditusuk didepan Plamo Garden oleh anggota Brimob Polda Kepri yang menjadi tersangka. Semua itu, menurut Hendra atas keterangan dari temannya bernama Riski Amanda.

Sidang yang diketuai hakim Tiwik SH didampingi hakim Egi SH dan hakim Endi Nurindra Putra SH serta Jaksa Penuntut Umum (JPU), Immanuel Tarigan SH. Sementara tersangka Eka Dilona didampingi kuasa hukumnya AKP Edy Wijayanto SH dan Rizal SH. (nikson simanjuntak)

Honda Capella

FANINDO