DPRD Kepri Minta Ketegasan Gubernur, Pilih Tarif Listik Naik atau Tidak

29
Warta Kepri Sidang DPRD Kepri

WARTAKEPRI.co.id , TANJUNGPINANG – Masih belum jelasnya sikap Gubernur Kepri Nurdin Basirun untuk menaikan tarif listrik membuat posisi DPRD Kepri gamang. Penyebabnya, hingga saat ini, Nurdin masih belum menarik surat usulan kenaikan tarif PLN di DPRD Kepri.

Sementara disatu sisi, Gubernur telah mengeluarkan pernyataan untuk menolak usulan tarif yang diajukannya sendiri.

“ Kami ini posisi sulit. Dibahas salah. Tidak dibahas juga salah,” kata ketua Komisi III DPRD Kepri Saproni, saat rapat bersama dengan Distamben, di PIH, Jumat (26/8).

DPRD Kepri, sambungnya, masih berpedemoman kepada surat Gubernur nomor 015/0520/SET yang berisi surat usulan persetujuan tarif tenaga listrik yang dikirim Nurdin 27 April lalu. Maka dari itu, Ia meminta kepada Gubernur Kepri untuk tidak abu-abu dalam memutuskan naik atau tidaknya tarif listrik tersebut.

“ Kami butuh kepastian saja. Sebenarnya beliau ingin menaikkan tarif, atau tidak,” kata Saproni setengah bertanya.

Perasaan gamang juga dialami anggota DPRD Kepri Irwansyah. Politisi dapil Batam ini mengingatkan Gubernur untuk segera menentukan sikapnya.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

“Kalau memang pak Gubernur tidak ingin tarif naik, tarik suratnya. Kalau memang mau menaikkan, berita tahu kepada kami agar kami menjelaskan ke konstituen kami,” kata Irwansyah.

Tidak seperti saat ini. Gubernur berkomentar di media menolak kenaikkan tarif, sementara disatu sisi Ia mendesak DPRD Kepri untuk segera menyetujui usulan kenaikan listrik. Tindakan ini, dipandang beberapa anggota DPRD sebagai tindakan cuci tangan Gubernur.

“Ketegasan Gubernur yang sebenarnya kami butuhkan,” kata anggota DPRD Sahat Sianturi.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD, Amir Hakim Siregar menyebut bahwa Nurdin telah melakukan kebohongan publik. Karena, rencana kenaikan tarif listrik itu justru datang diri pihak Gubernur sendiri.

Seperti diketahui, usulan kenaikan tarif ini menjadi bola panas dimasyarakat setelah Gubernur meminta DPRD membahas usulan Gubernur dua bulan setelah dilantik. Berbagai pihak mulai dari masyarakat hingga walikota Batam Rudi, ramai-ramai menolak kenaikan tarif PLN.(dedy/r)

Komentar Anda

FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI BBK MURAH