WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Umi Lenny merasa dizolimi oleh Zulhendri selaku ketua umum paguyuban Natuna. Dan meminta kepada Zulhendri agar membayarkan uang makan saat acara yang dibuatnya Sebanyak 50 juta.
Acara tersebut disusun oleh pak Yono saat itu di My Mart di warung Umi Lenny. Semua peserta makan disana namun hingga sampai saat ini niat dari Zulhendri selaku kepala Dinas Perhubungan Kota Batam tidak ada.
Dapur Natuna dan dapur Anambas menjadi tempat acara yang dibuat oleh Zulhendri, saat itu ada pencalonan untuk mendukung seseorang yang menjadi pemimpin Kota Batam.
Akibat perbuatan dari Zulhendri tersebut, Umi Lenny tidak dapat berjualan lagi karena modal untuk sewa tempat dan operasional tidak ada lagi.
Acara tersebut disusun oleh pak Yono saat itu di My Mart di warung Umi Lenny. Semua peserta makan disana namun hingga sampai saat ini niat dari Zulhendri selaku kepala Dinas Perhubungan Kota Batam tidak ada.
Dapur Natuna dan dapur Anambas menjadi tempat acara yang dibuat oleh Zulhendri, saat itu ada pencalonan untuk mendukung seseorang yang menjadi pemimpin Kota Batam.
Akibat perbuatan dari Zulhendri tersebut, Umi Lenny tidak dapat berjualan lagi karena modal untuk sewa tempat dan operasional tidak ada lagi.
” Saya disini berjuang sendiri agar Zulhendri buka hati dan buka mata. Dimana selama ini Ia tidak ada niat untk menyelesaikannya,” kata Umi Lenny, Rabu (14/9/2016) di depan jalan kantor Walikota Batam.
( nikson simanjuntak )
( nikson simanjuntak )





























