Pelaporan Tax Amnesti Kabupaten Bintan Capai Target 

501
Jpeg

FANINDO

WARTAKEPRI.CO.ID, BINTAN –  Saat ini frase Amnesti Pajak atau Tax Amnesty mendominasi pemberitaan baik di media cetak, online, maupun media elektronik diseluruh Indonesia.
Definisi Amnesti Pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan dengan cara mengungkap harta dan membayar Uang Tebusan.
Di tengah hingar bingar berita Amnesti Pajak secara nasional, tentulah menarik untuk mengetahui bagaimana antusiasme masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau khususnya di Kabupaten Bintan.
Pada tanggal 30 September 2016, Wartakepri melakukan kunjungan ke Kantor Pelayanan Pajak Bintan untuk memperoleh informasi perkembangan pelayanan amnesti pajak bertepatan dengan hari terakhir periode I program ini.
 Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi III KPP Pratama Bintan, Fairly Siskarini, menjelaskan ‎kalau  Antusiasme masyarakat Kabupaten Bintan dan Lingga cukup bagus dalam mengikuti program Amnesti Pajak ini. 
 
Sesuai data online penerimaan Surat Pernyataan Harta (SPH) dalam rangka Amnesti Pajak, sampai saat ini KPP Pratama Bintan telah menerima 359 SPH dari 359 Wajib Pajak, dengan uang tebusan yang telah disetorkan ke kas negara mencapai Rp57,4 miliar. ‎Sedangkan dana yang dideklarasikan dan direpatriasi mencapai kurang lebih Rp2,8 triliun.
Sebagian besar peserta Amnesti Pajak di KPP Pratama Bintan adalah para pengusaha perorangan (orang pribadi) walaupun terdapat juga beberapa perusahaan (badan) yang mendaftarkan diri untuk mengikuti program ini.
Dari segi pelayanan, menurut Fairly, sumber daya yang dimiliki oleh KPP Pratama Bintan masih mencukupi untuk memberikan pelayanan optimal kepada para wajib pajak yang datang untuk mendapatkan pengampunan pajak.
KPP Pratama Bintan membuka layanan 7 (tujuh) hari dalam seminggu selama bulan September ini untuk mengakomodasi tingginya animo masyarakat.
Bahkan di hari ini Jumat 30 September 2016, KPP Pratama Bintan melayani Wajib Pajak sampai dengan pukul 21.00 WIB.  ‎Akan tetap pelayanan akan tetapi diteruskan sampai semua WP terlayani.  
Berdasarkan pengamatan Wartakepri, suasana kantor saat ini nampak tidak terlalu ramai dengan para Wajib Pajak yang datang untuk mengikuti Amnesti Pajak.
 
 Hal ini disebabkan karena banyaknya Wajib Pajak yang sudah mendeklarasikan hartanya sebelum batas akhir periode pertama berakhir. 
Fairly melanjutkan, manfaat Amnesti Pajak untuk negara adalah adanya perluasan basis data dengan penambahan subjek dan objek pajak.
Hal ini tentu saja diharapkan akan menambah pendapatan negara dari sektor perpajakan pada masa yang akan datang. (sapardi)
Honda Capella